PINRANG.MATALASINRANG.COM – Sebuah rumah panggung milik Erniati, seorang guru SMP Negeri 5 Duampanua, di Desa Bungi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, porak poranda setelah tertimpa pohon berukuran cukup besar, Minggu malam (30/8/2026) sekitar pukul 23.30 WITA.
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Suara gemuruh terdengar saat pohon tumbang dan menerpa bagian belakang rumah, tepatnya area dapur.
Saat kejadian, Erniati bersama keluarganya masih berada di dalam rumah dan dalam kondisi terjaga. Kerasnya suara benturan membuat mereka panik dan bergegas menyelamatkan diri.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material cukup besar. Bagian dapur rumah panggung berbahan kayu mengalami kerusakan parah hingga sejumlah struktur bangunan roboh dan porak poranda.
Kondisi rumah pascakejadian terlihat memprihatinkan. Kayu penyangga, dinding, serta bagian atap dan teras mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.
Mendengar musibah yang menimpa salah satu rekan mereka, komunitas guru, PGRI dan Satgas PGRI menunjukkan kepedulian dengan bersatu memberikan bantuan kepada Erniati dan keluarganya.
Bantuan tersebut berupa uang tunai yang diharapkan dapat membantu meringankan beban korban, terutama untuk kebutuhan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan cukup berat.
Musibah ini sekaligus menjadi momentum solidaritas insan pendidikan di Kabupaten Pinrang untuk saling membantu ketika salah satu rekan mereka mengalami musibah.
Sumber:Matalasinrang.com

