PINRANG.MATALASINRANG.com– Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai kegiatan Penamatan dan Pelepasan siswa kelas VI UPT SDN 149 Pinrang, Desa Pakeng, Kecamatan Lembang, Sabtu (6/6/2026).
Sebanyak 39 siswa-siswi secara resmi dinyatakan lulus, terdiri dari 25 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan.
Momen bersejarah tersebut dirayakan melalui acara sederhana namun meriah yang digelar di halaman sekolah dan dihadiri para orang tua siswa, guru, tokoh pendidikan, serta unsur masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta, S.Sos., didampingi Kepala SMPN 1 Duampanua, Syamsir, S.Pd., M.Pd. Hadir pula Ketua PGRI Kecamatan Lembang, Hamzah, S.Pd., M.Pd., Komite Sekolah Muhammad Basri, S.Sos., sejumlah kepala sekolah TK, serta tamu undangan lainnya.
Keceriaan tampak saat para siswa menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya.
Mulai dari tarian tradisional, seni pencak silat hingga penampilan vokal yang berhasil menghibur para tamu undangan. Gelak tawa dan tepuk tangan meriah mengiringi setiap penampilan yang menunjukkan bakat dan kreativitas para siswa.
Para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar juga didampingi oleh orang tua dan wali mereka saat prosesi penamatan berlangsung, menambah suasana haru dan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar sekolah.
Tidak hanya menjadi momen perpisahan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan mushola sekolah yang direncanakan berdiri di halaman belakang SDN 149 Pinrang sebagai sarana pembinaan karakter dan pendidikan keagamaan bagi peserta didik.
Kepala UPT SDN 149 Pinrang, Alimuddin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan seluruh siswa kelas VI yang berhasil menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut.
“Kami merasa bangga dan bersyukur karena 39 siswa-siswi kelas VI tahun ini berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Ini adalah hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi seluruh guru.
Kami berharap anak-anak kami dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan semangat belajar yang tidak pernah padam,” ujar Alimuddin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap kemajuan sekolah.
“Pembangunan mushola yang hari ini ditandai dengan peletakan batu pertama menjadi simbol komitmen kita bersama dalam membangun generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia.
Semoga pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta didik di masa mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta, S.Sos., mengapresiasi pencapaian dan perkembangan SDN 149 Pinrang.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang hari ini resmi menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Teruslah belajar, raihlah cita-cita setinggi mungkin, dan jangan pernah melupakan jasa orang tua serta guru yang telah mendidik kalian,” pesannya.
Ia juga mengapresiasi inovasi dan semangat yang ditunjukkan pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta pembangunan sarana pendukung pendidikan.
Pada kesempatan yang sama Komite Sekolah, Muhammad Basri, S.Sos., dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas perkembangan pesat yang terjadi di SDN 149 Pinrang dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya melihat sendiri perubahan yang sangat signifikan sejak Bapak Alimuddin memimpin sekolah ini.
Beliau bekerja tanpa mengenal lelah, peduli terhadap lingkungan sekolah, dan selalu berupaya menghadirkan yang terbaik bagi peserta didik. Perubahan itu dapat dirasakan dan dilihat oleh seluruh masyarakat Desa Pakeng,” ungkap Basri.
Basri juga memberikan apresiasi kepada para guru yang terus berinovasi dalam proses pembelajaran.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang tidak pernah berhenti berkreasi dan berinovasi.
Berkat kerja keras mereka, SDN 149 Pinrang semakin maju, memiliki berbagai prestasi, lingkungan yang nyaman, serta mampu melahirkan siswa-siswi yang berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di jenjang pendidikan berikutnya,” lanjutnya.
Menurutnya, sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat harus terus dijaga demi kemajuan pendidikan di Desa Pakeng.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama para siswa, orang tua, guru, serta tamu undangan sebagai kenang-kenangan atas momen kelulusan yang penuh makna tersebut.
Sumber:Matalasinrang.com.













