PINRANG.MATALSINRANG.com – Upaya menyelamatkan areal persawahan yang terancam kekeringan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Duampanua terkait keresahan petani akibat menurunnya debit air irigasi, tim gabungan dari PSDA, Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat tani turun langsung melakukan patroli irigasi pada Selasa (21/7/2026).
Patroli dipusatkan di Saluran B PK 8 Massila dengan tujuan memastikan distribusi air irigasi dapat menjangkau seluruh areal persawahan, terutama di wilayah Duampanua bagian utara yang mengalami kekurangan pasokan air.
Pelaksana Tugas (Plt) UPT PSDA Pekkabata, Syarifuddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat bersama pemerintah kecamatan untuk mengatasi kekeringan yang mulai mengancam lahan pertanian.
“Kami turun langsung bersama jajaran PSDA, Polsek Duampanua, Koramil 1404-06, dan masyarakat tani untuk mengawal penelusuran jaringan irigasi.
Kami juga melakukan pengaturan pintu-pintu pengambilan air agar distribusi air bisa lebih merata hingga ke wilayah Kelurahan Data dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Juru Kaballangan Muhammad Salamin mengungkapkan bahwa hasil penelusuran sebelumnya menunjukkan debit air memang mengalami penurunan. Namun, kondisi tersebut sedikit membaik setelah adanya tambahan pasokan air dari Bendung Benteng.
“Alhamdulillah, setelah rapat kemarin dan dilakukan penelusuran jaringan, Allah menurunkan berkah dengan bertambahnya debit air dari Bendung Benteng. Hari ini air dinilai cukup untuk disalurkan hingga ke ujung jaringan irigasi sehingga petani bisa sedikit bernapas lega,” katanya.
Di lokasi yang sama, Kapolsek Duampanua AKP Muslimin, SH menegaskan kehadiran Polri bersama TNI merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan kekeringan yang dikeluhkan para petani.
Menurutnya, berdasarkan hasil rapat bersama Dinas PSDA Kabupaten Pinrang, pihak kepolisian diminta ikut melakukan patroli dan pemantauan jaringan irigasi mengingat debit air terus menurun, bahkan sejumlah areal persawahan di Desa Barugae telah mengalami kekeringan.
“Kami bersama pemerintah kecamatan, TNI, PSDA, dan masyarakat akan terus berkolaborasi agar aliran air di Kecamatan Duampanua dapat menjangkau seluruh sawah milik warga.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan pembagian air berlangsung tertib, merata, dan dapat menyelamatkan tanaman padi dari ancaman kekeringan,” tegas Kapolsek.
Patroli irigasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan distribusi air di tengah musim kemarau sehingga produktivitas pertanian di Kecamatan Duampanua tetap terjaga dan petani terhindar dari potensi gagal panen.
Penulis by @RD

