PINRANG.MATALASINRANG.com — Ada pemandangan berbeda di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pinrang, Senin (5/10/2026).

Puluhan aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Pinrang hadir bukan untuk pengamanan, melainkan membawa misi pelayanan kependudukan dan perlindungan sosial.
Para aparat kewilayahan tersebut mengikuti proses aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas penggunaan identitas digital sekaligus mendukung program perlindungan sosial (Perlinsos).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Pinrang, Andi Askari,S.Pi,.M.Si mengatakan Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi bagian penting dalam percepatan aktivasi IKD karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di desa dan kelurahan.
“Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Pinrang diutamakan untuk aktivasi IKD dan menjadi agen Perlinsos sesuai perintah pemerintah pusat,” kata Andi Askari saat ditemui Matalasinrang.com di ruang rapat Disdukcapil Pinrang.
Menurutnya, keterlibatan TNI dan Polri diharapkan mampu memperluas jangkauan aktivasi IKD hingga ke masyarakat.

“Kami berharap identitas kependudukan digital dapat menjangkau masyarakat secara luas dan mencapai target pemerintah pusat,” ujarnya.
Andi Askari menjelaskan, kedatangan Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya untuk melakukan aktivasi IKD. Mereka juga diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan penerima manfaat program jaminan sosial melalui peran mereka di tengah masyarakat.
Hal tersebut dinilai penting karena aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas berada langsung di wilayah desa dan kelurahan sehingga memiliki akses komunikasi yang dekat dengan warga.
Sementara itu, PELDA Jono, Babinsa Desa Suppirang, Koramil 1404-07 Lembang, Kodim 1404 Pinrang, mengatakan IKD memberikan manfaat dalam memudahkan masyarakat mengakses dan mengurus data kependudukan.
Selain kemudahan pelayanan, penggunaan identitas digital juga dinilai dapat membantu mencegah penyalahgunaan atau pemalsuan identitas.
Menurut Jono, program perlindungan sosial juga membutuhkan data yang akurat agar proses pendataan penerima bantuan dapat dilakukan secara lebih tepat.
“Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa dan kelurahan merupakan yang paling dekat dengan masyarakat. Tujuan IKD ini agar bantuan kepada warga tepat sasaran,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, pegawai Disdukcapil Pinrang memberikan panduan kepada para personel TNI-Polri mengenai tata cara aktivasi IKD sekaligus menjelaskan manfaatnya dalam pelayanan administrasi kependudukan.
Kepala Disdukcapil Andi Askari juga terlihat turun langsung memberikan penjelasan kepada para Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Antusiasme aparat terlihat saat mengikuti proses aktivasi dan memahami fungsi IKD serta kaitannya dengan program perlindungan sosial.
Turut mendampingi Kepala Disdukcapil, Sekretaris Disdukcapil Pinrang Andi Nurjaya,S.E, bersama staf dan pegawai lainnya.
Melalui kolaborasi Disdukcapil dengan TNI-Polri tersebut, aktivasi IKD diharapkan tidak hanya berhenti pada aparatur, tetapi dapat diteruskan kepada masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Ujungnya, data kependudukan yang semakin akurat diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik sekaligus membantu pemerintah memastikan program perlindungan sosial menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.
Matalasinrang.com | Membangun Melalui Informasi

