
“Andalan Sulsel peduli Pinrang dan Barru berkolaborasi bersama RAi dan BCHIP salurkan bantuan makanan siap saji dan kemasan air minum korban banjir di Empat dusun kabupaten Barru, Sulawesi Selatan”
PINRANG.MATALASINRANG.com- Banjir parah melanda kabupaten Barru pada hari jum’at hingga saat ini membuat banyak korban yang mengalami kesulitan.
Banjir bandang yang terjadi mengakibatkan puluhan rumah tergenang dan rusak parah
Selain itu, beberapa rumah panggung yang terbuat dari bahan kayu bergeser dan ambruk
Berangkat dari keprihatinan ,Andalan Sulsel peduli kabupaten Pinrang dan Barru berkolaborasi bersama yayasan kemanusiaan Relawan Akhirat Indonesia (RAI) bersama Baiduri Cahaya Hati Insan Peduli (BCHIP) menyalurkan bantuan berupa makan siapsaji dan kemasan air minum, Ahad, 22 Desember 2024
Hal ini dikatakan,Ny. Suryati .S.ST,.SKM (ketua Andalan Sulsel Peduli kabupaten pinrang, bantuan yang kami Salurkan berupa makanan dan air minum kepada korban banjir.”ucap Suryati kepada media Matalasinrang.com melalui sambungan Via WhatsApp,
Selain itu, kami bersama rombongan juga menyambangi salah satu korban di dusun Binuang bernama Itawa yang rumahnya bergeser dan ambruk diterjang banjir pada hari Sabtu, 21 Desember 2024 pukul 9:00 pagi
“Walau tak seberapa, kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban para korban banjir.”tutur Suryati
Suryati berharap kepada dermawan agar dapat membantu meringankan beban saudara kita korban banjir di kabupaten Baru dan sekitarnya ”
Penyaluran bantuan kepada korban banjir di kabupaten Barru disaksikan langsung oleh ketua Relawan Akhirat Indonesia (RAI) Suryani Jamaluddin
Berdasarkan informasi yang diterima media Matalasinrang. com, Andalan Sulsel peduli bersama rombongan menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji dan kemasan air minum kepada warga korban banjir di beberapa titik lokasi diantaranya,dusun Salasso, dusun Binuang, dusun kude’e dan dusun Pacciro
Untuk diketahui curah hujan dengan intensitas tinggi berdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten/kota di Sulawesi selatan dalam sepekan mengakibatkan ribuan korban mengalami kesulitan.
Editor Redaksi MTK @RD.














