PINRANG.MATALASINRANG.com-Tim Resmob bekuk seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret) dan Dua orang terduga penadah, pada Jumat (18/4) sekitar pukul 02.41 WITA di Jalan Kandea, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.
Tim Crime Fighters Unit Resmob Sat Reskrim Polres Pinrang, dipimpin Kanit Resmob IPDA Ahmad Haris M., S.Pd.I, beserta Personel Resmob berhasil membongkar jaringan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Pinrang.
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi nomor:LP/B/868/XII/2024/SPKT/Polres Pinrang/Polda Sulsel tanggal 15 Desember 2024, yang dilaporkan oleh korban bernama Jumriah (37), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Cempa.
Menurut Kasat Reskrim Polres Pinrang, IPTU Andi Reza Pahlawan saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kejadian penjambretan tersebut terjadi pada Minggu, 15 Desember 2024 sekitar pukul 13.30 WITA, di Jalan Karapua, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto.
“Saat itu, korban bersama anaknya dalam perjalanan pulang dari Pasar Sentral Pinrang. Di tengah perjalanan, korban dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam, kemudian langsung merampas dompet korban yang berada di dashboard depan motor”ucap Kasat Reskrim
“Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit handphone merek VIVO, uang tunai sebesar Rp750.000, dua cincin emas seberat 3,5 gram, serta beberapa kartu identitas penting. Total kerugian ditaksir mencapai Rp5.500.000,” terang IPTU Reza.
Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, tim Resmob berhasil mengidentifikasi pelaku utama yakni Lelaki bernama Sopan alias Aco (33), warga Jl. Kandea, Kelurahan Penrang.
Saat hendak dilakukan pengembangan lokasi kejadian lain, pelaku mencoba melarikan diri dengan mendorong petugas.
Peringatan secara lisan hingga tembakan ke udara sebanyak tiga kali tidak diindahkan, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku pada bagian betis kiri.
Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.
Dalam interogasi, pelaku mengakui telah melakukan aksi jambret terhadap korban serta sejumlah tindak pidana serupa di beberapa lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Pinrang. Barang-barang hasil kejahatan tersebut sebagian dijual kepada dua penadah, yakni:
Lelaki USMAN (40), pedagang, warga Jl. Matahari, Penrang, yang membeli gelang emas tanpa kwitansi pembelian.
Lelaki Darmin (34), petani, warga Dusun Polewali, Kelurahan Matunru Tunru, Kecamatan Cempa, yang mengaku menemukan sebuah handphone Samsung Galaxy A04 dan tas di pinggir Jalan Poros Katteong–Cempa.
Adapun Lokasi TKP lain yang diakui oleh pelaku:
Jalan . Poros Langnga–Banga-banga, Desa Bunga, Kec. Mattiro Bulu.LP/B/902/XII/2024/SPKT/Polres Pinrang/Polda Sulsel (30 Desember 2024)
Jalan. Briptu Suherman, Kel. Maccorawalie, Kec. Watang Sawitto.LP/B/68/II/2025/SPKT/Polres Pinrang/Polda Sulsel (02 Februari 2025)
Dusun Katteong, Desa Samaenre, Kec. Mattiro Sompe.LP/B/17/II/2025/SPKT/SEK.Mattiro Sompe/Polres Pinrang (23 Februari 2025)
Jalan Poros Langnga, Kelurahan Langnga, Kecamatan. Mattiro Sompe.LP/B/31/XII/2024/SPKT/SEK.Mattiro Sompe /Polres Pinrang (04 Desember 2024)
Adapun jenis barang bukti yang diamankan yakni:
1 unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam
1 unit handphone Samsung Galaxy A04
1 buah helm NMAX warna hitam
1 celana panjang jeans biru
1 sweater lengan panjang warna hitam
Pelaku dan barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Polres Pinrang untuk proses hukum lebih lanjut. Polres Pinrang mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila menjadi korban atau mengetahui tindak kejahatan di sekitarnya
Editor by @RD












