• MATA LASINRANG
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
MATA LASINRANG
  • Beranda
  • Nasional
  • DAERAH
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Religi
  • TNI Polri
  • Info Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • DAERAH
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Religi
  • TNI Polri
  • Info Desa
No Result
View All Result
MATA LASINRANG
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • DAERAH
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Religi
  • TNI Polri
  • Info Desa
Home DAERAH

Kuasa Hukum Dilapor Pribadi Usai Suarakan Hak Kliennya, Imunitas Advokat Terancam

Mata Lasinrang by Mata Lasinrang
Mei 16, 2025
in DAERAH
0
Kuasa Hukum Dilapor Pribadi Usai Suarakan Hak Kliennya, Imunitas Advokat Terancam
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
Makassar.Matalasinrang.com — Kuasa hukum ahli waris Hapid bin Muhammad, Wawan Nur Rewa, dilaporkan secara pribadi oleh seseorang berinisial AB yang mengaku sebagai legal representative dari AAS Building, dengan tuduhan pencemaran nama baik atau penghinaan melalui media elektronik. Laporan tersebut kini tengah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar.

Wawan Nur Rewa yang dikenal sebagai sosok advokat vokal di Sulawesi Selatan itu, hadir memenuhi undangan klarifikasi di Mapolrestabes Makassar pada Kamis, 15 Mei 2025. Ia datang didampingi oleh para rekan sejawat dari Aliansi Advokat dan tampil mengenakan pakaian toga, sebuah simbol profesi hukum, sebagai bentuk penegasan bahwa ia bertindak dalam kapasitas Advokat.

Kehadiran Wawan mendapat perhatian luas, termasuk dari kalangan jurnalis. Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Sulawesi Selatan ikut hadir dan menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kriminalisasi terhadap profesi advokat maupun jurnalis.

BacaJuga:

Lesehan Sastra Pinrang, Ruang Baru Rawat Budaya Sejak Dini

Lesehan Sastra Pinrang, Ruang Baru Rawat Budaya Sejak Dini

April 18, 2026
Suara Vaniya Bikin Festival Budaya Cempa Terdiam

Suara Vaniya Bikin Festival Budaya Cempa Terdiam

April 18, 2026
Wabup Pinrang Serahkan Bantuan Pangan BULOG untuk 154 Warga Tanra Tuo

Wabup Pinrang Serahkan Bantuan Pangan BULOG untuk 154 Warga Tanra Tuo

April 17, 2026

Mereka menyatakan bahwa tindakan hukum terhadap seorang pengacara yang sedang menjalankan tugasnya merupakan preseden buruk bagi kebebasan bersuara dan perlindungan profesi di Indonesia.

Sebelumnya, Wawan diketahui menggelar konferensi pers pada Selasa, 15 April 2025, di Rumah Makan Bambu Kuning, Jalan Andalas, Makassar. Dalam konferensi tersebut, ia menyampaikan pernyataan resmi sebagai kuasa hukum ahli waris atas sebidang tanah yang kini berdiri bangunan megah bernama AAS Building. Menurut hasil penelusuran publik melalui mesin pencari Google, AAS Building diketahui milik Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman.

Dalam keterangannya kepada media, Wawan menegaskan bahwa pernyataannya dalam konferensi pers tersebut murni dalam konteks menjalankan tugas profesi sebagai advokat. Ia menyampaikan bahwa terdapat indikasi kuat bahwa tanah milik kliennya telah beralih kepemilikan secara tidak sah melalui transaksi yang melibatkan pihak yang mengaku sebagai ahli waris namun diduga tidak memiliki legitimasi.

“Surat kuasa saya ditandatangani pada 14 April 2025, lalu saya menggelar jumpa pers keesokan harinya, tanggal 15 April. Menurut sejumlah media, publikasi baru tayang pada 16 April. Anehnya, saya dilaporkan secara pribadi pada tanggal 17 April, berdasarkan surat undangan klarifikasi dengan nomor LI/510/IV/Reskrim yang saya terima belakangan. Saya baru mengetahui bahwa laporan tersebut ditujukan secara pribadi pada 3 Mei. Pertanyaannya, mau diapakan hak imunitas saya sebagai advokat,” tegas Wawan dihadapan awak media.

Ia menduga kuat bahwa laporan tersebut merupakan bentuk kriminalisasi terhadap profesi advokat yang dilakukan oleh oknum tertentu di internal kepolisian. Wawan menjelaskan bahwa pernyataan yang ia sampaikan kepada media semata-mata berdasarkan informasi yang diberikan oleh kliennya dan telah melalui proses analisis hukum internal.

“Kalau dibaca dengan seksama, pernyataan saya tidak menyerang pribadi siapa pun. Saya hanya mengurai data dan informasi yang kami dapatkan dari klien. Tanah tersebut diduga dijual oleh pihak yang tidak sah dan kini berdiri bangunan megah di atasnya. Harusnya pihak AAS menanggapi secara terbuka, bukan malah melaporkan saya secara pribadi,” tambahnya.

Wawan juga mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah dokumen yang dianggap keliru dalam proses peralihan hak atas tanah tersebut. Di antaranya adalah akta jual beli dan dokumen keterangan waris yang tidak sesuai. Bahkan, ia menyebut bahwa objek tanah yang sama diduga telah dijual lebih dari satu kali oleh pihak yang sama.

“Seharusnya mereka berterima kasih karena informasi ini bisa menyelamatkan mereka dari potensi kerugian akibat penipuan. Tapi yang terjadi justru saya dilaporkan secara pribadi. Ini bukan solusi, tapi malah memperkeruh persoalan,” ujarnya.

Terkait pelaporan dirinya secara pribadi, Wawan menganggap hal ini sebagai bentuk pelecehan terhadap profesi advokat. Ia menilai tindakan tersebut dapat menciptakan iklim ketakutan bagi para advokat yang menjalankan tugas secara profesional.

“Saya tidak punya urusan pribadi dengan mereka. Semua saya lakukan dalam kapasitas profesional. Kalau advokat bisa dilaporkan seenaknya saat menjalankan tugas, ini membahayakan penegakan hukum secara keseluruhan. Polisi harusnya lebih cermat dalam menelaah laporan seperti ini,” kritiknya.

Wawan Nur Rewa sendiri saat ini dikenal luas sebagai advokat yang aktif di media sosial dan sering menyuarakan keadilan bagi masyarakat kecil. Aksinya kerap menuai dukungan publik, bahkan sejumlah video pembelaan hukumnya kerap masuk dalam kategori For Your Page (FYP) di platform TikTok.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih menunggu hak jawab resmi dari pihak Andi Amran Sulaiman (AAS) maupun pihak pelapor berinisial AB untuk memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dilontarkan oleh kuasa hukum Wawan Nur Rewa..

Tags: AdvokatBerita MakassarDilaporkanKuasa Hukum
Previous Post

Wabup Pinrang Sudirman Bungi Memimpin Rapat Evaluasi Mall Pelayanan Publik

Next Post

Kapolsek Cendana: Panen Raya Jagung Bukti Nyata Dukungan Polri untuk Ketahanan Pangan

BeritaLainnya:

Lesehan Sastra Pinrang, Ruang Baru Rawat Budaya Sejak Dini
DAERAH

Lesehan Sastra Pinrang, Ruang Baru Rawat Budaya Sejak Dini

April 18, 2026
Suara Vaniya Bikin Festival Budaya Cempa Terdiam
DAERAH

Suara Vaniya Bikin Festival Budaya Cempa Terdiam

April 18, 2026
Wabup Pinrang Serahkan Bantuan Pangan BULOG untuk 154 Warga Tanra Tuo
DAERAH

Wabup Pinrang Serahkan Bantuan Pangan BULOG untuk 154 Warga Tanra Tuo

April 17, 2026
Pemkab Pinrang Turun Tangan, Lindungi Sawah Petani dari Serangan Hama
DAERAH

Pemkab Pinrang Turun Tangan, Lindungi Sawah Petani dari Serangan Hama

April 17, 2026
Sawah Sipatokkong Diserang Hama, Produksi Petani Menurun
DAERAH

Sawah Sipatokkong Diserang Hama, Produksi Petani Menurun

April 17, 2026
Kadis Dikbud Pinrang Dorong Penguatan Budaya dan Wisata Daerah
DAERAH

Kadis Dikbud Pinrang Dorong Penguatan Budaya dan Wisata Daerah

April 16, 2026
Next Post
Kapolsek Cendana: Panen Raya Jagung Bukti Nyata Dukungan Polri untuk Ketahanan Pangan

Kapolsek Cendana: Panen Raya Jagung Bukti Nyata Dukungan Polri untuk Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Berita Terkini

Lesehan Sastra Pinrang, Ruang Baru Rawat Budaya Sejak Dini

Lesehan Sastra Pinrang, Ruang Baru Rawat Budaya Sejak Dini

April 18, 2026
Suara Vaniya Bikin Festival Budaya Cempa Terdiam

Suara Vaniya Bikin Festival Budaya Cempa Terdiam

April 18, 2026
Wabup Pinrang Serahkan Bantuan Pangan BULOG untuk 154 Warga Tanra Tuo

Wabup Pinrang Serahkan Bantuan Pangan BULOG untuk 154 Warga Tanra Tuo

April 17, 2026
Pemkab Pinrang Turun Tangan, Lindungi Sawah Petani dari Serangan Hama

Pemkab Pinrang Turun Tangan, Lindungi Sawah Petani dari Serangan Hama

April 17, 2026
Sawah Sipatokkong Diserang Hama, Produksi Petani Menurun

Sawah Sipatokkong Diserang Hama, Produksi Petani Menurun

April 17, 2026

MATA LASINRANG

MATA LASINRANG

PENERBIT: PT MEDIA ARLIN UTAMA
NOMOR : AHU-064662.AH.01.30.Tahun 2023
NPWP: 50.413.723.3-802.000
ALAMAT REDAKSI:
BITTOENG, DUAMPANUA PINRANG – SULAWESI SELATAN

  • MATA LASINRANG
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Mata LAsinrang - by WEBPro.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • DAERAH
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Religi
  • TNI Polri
  • Info Desa

© 2024 Mata LAsinrang - by WEBPro.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In