Close Menu
  • Beranda
  • Nasional
  • DAERAH
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • TNI Polri
  • Info Desa

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tracing TBC, 95 Warga Bungi Jalani Skrining Gratis ‎

September 12, 2026

Andi Asrul Kawal Suara Desa Sulsel ke Panggung Nasional

September 12, 2026

Temmasarangnge Panen 13 Ton/Ha di Tengah Kemarau dan El Niño

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
MATA LASINRANGMATA LASINRANG
  • Beranda
  • Nasional
  • DAERAH
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • TNI Polri
  • Info Desa
Subscribe
MATA LASINRANGMATA LASINRANG
  • Beranda
  • Nasional
  • DAERAH
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • TNI Polri
  • Info Desa
Home»DAERAH»Sawah Sipatokkong Diserang Hama, Produksi Petani Menurun
DAERAH

Sawah Sipatokkong Diserang Hama, Produksi Petani Menurun

Mata LasinrangBy Mata LasinrangApril 17, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share WhatsApp Facebook Twitter Copy Link Telegram
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link Telegram

PINRANG.Matalasinrang.com-— Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) berupa hama tikus dan penggerek batang (kresek) melanda sekitar 1.300 hektar lahan pertanian di Kabupaten Pinrang.

Dampaknya mulai dirasakan petani, khususnya di Kelurahan Sipatokkong, Kecamatan Watang Sawitto, dengan terjadinya penurunan kuantitas hasil produksi pada musim tanam kali ini.

Data tersebut merupakan hasil pengamatan Instalasi Pengamatan, Peramalan, dan Pengendalian OPT (IP3OPT) Provinsi Sulawesi Selatan yang melakukan pemantauan di sejumlah wilayah terdampak.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, A. Sinapati Rudi, mengungkapkan hal ini saat mendampingi Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid meninjau langsung kondisi persawahan di Kelurahan Sipatokkong, Rabu (15/4/2026).

Menurut Sinapati, serangan hama dipicu oleh pergeseran jadwal tanam yang tidak serempak sesuai kesepakatan awal. Selain itu, keterlambatan pengendalian pada fase kritis—yang sebagian dipengaruhi aktivitas ibadah selama bulan Ramadan—turut memperparah kondisi.

“Pengendalian yang seharusnya dilakukan tepat waktu mengalami keterlambatan, sehingga hama berkembang dan berdampak pada penurunan produksi,” jelasnya.

Meski demikian, ia menambahkan bahwa penurunan hasil tidak terjadi merata, karena sejumlah wilayah lain masih mampu mempertahankan produksi seperti musim sebelumnya.

Sementara itu, Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid menegaskan bahwa kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama karena berdampak langsung pada pendapatan petani.

“Kita tidak akan tinggal diam. Pemerintah akan segera mengambil langkah konkret, termasuk mengupayakan bantuan bibit bagi petani terdampak agar kerugian bisa ditekan dan produksi kembali meningkat,” tegasnya.

Bupati Irwan juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam memberikan edukasi kepada petani, khususnya terkait pola tanam serempak dan waktu pengendalian hama yang tepat.

“Pendampingan harus lebih intensif agar petani lebih sigap menghadapi serangan hama ke depan,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap, melalui sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani, sektor pertanian tetap terjaga sebagai penopang ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.

Sumber:Matalasinrang.com

gagal panen Hama Padi Sipatokkong Warga Tani
Share. WhatsApp Facebook Twitter Copy Link Telegram Email
Previous ArticleKadis Dikbud Pinrang Dorong Penguatan Budaya dan Wisata Daerah
Next Article Pemkab Pinrang Turun Tangan, Lindungi Sawah Petani dari Serangan Hama

Berita Lainnya

DAERAH

Tracing TBC, 95 Warga Bungi Jalani Skrining Gratis ‎

September 12, 2026
DAERAH

Andi Asrul Kawal Suara Desa Sulsel ke Panggung Nasional

September 12, 2026
DAERAH

Temmasarangnge Panen 13 Ton/Ha di Tengah Kemarau dan El Niño

September 11, 2026
Don't Miss
DAERAH

Tracing TBC, 95 Warga Bungi Jalani Skrining Gratis ‎

Mata LasinrangSeptember 12, 2026

‎PINRANG.MATALASINRANG.COM — Pemerintah melalui jajaran kesehatan terus memperkuat upaya menemukan kasus Tuberkulosis (TBC) sejak dini.…

Andi Asrul Kawal Suara Desa Sulsel ke Panggung Nasional

September 12, 2026

Temmasarangnge Panen 13 Ton/Ha di Tengah Kemarau dan El Niño

September 11, 2026

Air Sungai Saddang Dipompa, Sawah Duampanua Diselamatkan

September 11, 2026
Our Picks
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Top Posts

Petani Diserang Wereng, Pemerintah Hadir

September 10, 20266 Views

Tracing TBC, 95 Warga Bungi Jalani Skrining Gratis ‎

September 12, 20262 Views

Andi Asrul Kawal Suara Desa Sulsel ke Panggung Nasional

September 12, 20260 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Most Popular

Petani Diserang Wereng, Pemerintah Hadir

September 10, 20266 Views

Tracing TBC, 95 Warga Bungi Jalani Skrining Gratis ‎

September 12, 20262 Views

Andi Asrul Kawal Suara Desa Sulsel ke Panggung Nasional

September 12, 20260 Views
Our Picks

Tracing TBC, 95 Warga Bungi Jalani Skrining Gratis ‎

September 12, 2026

Andi Asrul Kawal Suara Desa Sulsel ke Panggung Nasional

September 12, 2026

Temmasarangnge Panen 13 Ton/Ha di Tengah Kemarau dan El Niño

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

MATA LASINRANG
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • MATA LASINRANG
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
© 2026 MATA LASINRANG ARDHI .

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.