MATALASINRANG.COM,PINRANG — Sekretaris DPD Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (Aksi) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Asrul, yang juga Kepala Desa Tanra Tuo, Kabupaten Pinrang, menegaskan komitmennya mengawal aspirasi desa Sulawesi Selatan hingga ke tingkat nasional.
Komitmen itu ditegaskan Andi Asrul saat menghadiri Rakernas Aksi 2026 di Gedung Pustakaloka DPR RI, Jakarta, 9–10 September 2026.
Forum nasional tersebut menjadi ruang bagi pengurus Aksi dari seluruh Indonesia untuk menyatukan aspirasi desa dan merumuskan rekomendasi strategis bagi penguatan pembangunan desa.
Rakernas mengusung tema “Desa sebagai Efisentrum Pembangunan Nasional, Mengawal Asta Cita melalui Penguatan Kelembagaan, Ekonomi Desa dan Ketahanan Pangan.”
Bagi Andi Asrul, tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah perjuangan organisasi dalam mendorong desa agar semakin kuat sebagai pusat pembangunan nasional.
“Sebagai pengurus organisasi provinsi, kami menampung semua keluhan dan aspek yang dibutuhkan oleh seluruh DPC. Kami rangkum dalam rumusan rekomendasi yang akan kami kawal,” ujar Andi Asrul saat diwawancarai Matalasinrang.com, Sabtu (12/9/2026).
Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun dari DPC menjadi bahan penting dalam memperjuangkan kebutuhan desa, terutama terkait penguatan kelembagaan, pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan.
“Desa adalah efisentrum pembangunan nasional yang mengawal Asta Cita, program Bapak Presiden Prabowo dalam menata kelembagaan, ekonomi dan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Aspirasi Daerah Masuk Rumusan Nasional
Rakernas Aksi 2026 dibuka langsung oleh pimpinan DPR RI, Prof. Dasco, dan dihadiri sejumlah pimpinan DPR RI, di antaranya Saan Mustofa dan Sari Yuliati. Hadir pula Menteri Desa, Wakil Menteri Desa, perwakilan Jamintel, sejumlah perwakilan kementerian terkait serta tokoh nasional lainnya.
Ratusan pengurus DPP, DPD dan DPC Aksi dari seluruh Indonesia turut ambil bagian dalam agenda tersebut.
Setelah pembukaan, Rakernas dilanjutkan dengan rapat komisi untuk membahas rekomendasi yang telah dihimpun dari masing-masing provinsi. Aspirasi DPD dibahas dalam sidang komisi, kemudian dibawa ke sidang pleno untuk ditetapkan sebagai rekomendasi resmi DPP Aksi Rakernas 2026.
Dalam forum tersebut, Andi Asrul bersama jajaran DPD Aksi Sulsel mengambil bagian dalam memastikan aspirasi dari daerah tidak berhenti pada forum internal, tetapi masuk dalam rumusan rekomendasi organisasi di tingkat nasional.
Menurut Andi Asrul, penguatan desa harus berjalan seiring dengan kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, aspirasi dari tingkat DPC dan desa menjadi dasar penting dalam menentukan arah perjuangan organisasi.
Ia berharap rekomendasi Rakernas Aksi 2026 dapat terus dikawal dan menjadi masukan strategis bagi pemerintah dalam memperkuat desa sebagai motor pembangunan, penggerak ekonomi masyarakat dan penopang ketahanan pangan nasional.
Dengan demikian, kehadiran DPD Aksi Sulsel melalui Andi Asrul tidak hanya menjadi representasi organisasi di forum nasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membawa suara desa Sulsel ke meja kebijakan nasional.
Matalasinrang.com | Membangun Melalui Informasi












