PINRANG.MATALASINRANG.com – Pemerintah Kabupaten Pinrang bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana kebakaran di dua lokasi berbeda.

Melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bantuan logistik disalurkan beberapa jam setelah kejadian sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat, Jumat (30/10/2026), mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi, terutama setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para korban, sekaligus menjadi bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pinrang, Dr. Rhommy M. Manule, mengatakan bahwa bantuan logistik yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sementara para korban selama proses pemulihan dan pembenahan tempat tinggal yang mengalami kerusakan maupun hangus terbakar.
Selain penanganan pascabencana, Rhommy juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi kemarau panjang.
Menurutnya, kebakaran dapat dipicu oleh berbagai faktor yang sebenarnya bisa diantisipasi melalui kehati-hatian dalam menggunakan sumber api maupun memastikan peralatan dan instalasi listrik dalam kondisi aman.
Ia juga mengingatkan bahwa ancaman kebakaran pada musim kemarau tidak hanya terjadi di kawasan permukiman, tetapi juga dapat meluas ke lahan dan lingkungan sekitar.
Karena itu, masyarakat diminta tidak meninggalkan sumber api dalam keadaan menyala, memperhatikan keamanan instalasi listrik, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Dua Lokasi Dilanda Kebakaran
Untuk diketahui, peristiwa kebakaran pertama terjadi pada Kamis (29/10/2026) di Ongkoe, Kelurahan Macinnae, Kecamatan Paleteang.
Sementara itu, kebakaran kedua terjadi pada Jumat (30/10/2026) dini hari di Desa Tadang Palie, Kecamatan Cempa.
Penyaluran bantuan di kedua lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan penanganan awal kepada masyarakat terdampak, sekaligus membantu proses pemulihan setelah bencana.
Melalui sinergi Dinas Sosial dan BPBD, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap kebutuhan mendesak para korban dapat terpenuhi sehingga mereka bisa secara bertahap menata kembali kehidupan setelah musibah kebakaran.
Matalasinrang.com-Membangun Melalui Informasi

