
PINRANG.MATALASINRANG.com– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pinrang bergerak cepat mempersiapkan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). Ratusan kepala sekolah SD se-Kabupaten Pinrang dibekali informasi penting dalam sosialisasi yang digelar selama dua hari, mulai Senin, 1 September 2025, di Aula Disdikbud Pinrang.
Acara sosialisasi ini melibatkan seluruh kepala sekolah jenjang SD se-Kabupaten Pinrang. Pada hari pertama, Senin (1/9), hadir perwakilan dari enam kecamatan: Suppa, Mattiro Sompe, Cempa, Baru Lappa, Duampanua, dan Lembang.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Ridwan, S.Pd, didampingi oleh Yuliana, SM, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter, serta Sabar, S.Pd, Pemateri Asesmen jenjang SD.
Yuliana, SM, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter, menegaskan bahwa ANBK bukanlah penentu kelulusan siswa.
”Ini adalah asesmen nasional berbasis komputer yang tujuannya sebagai pemetaan dan potret mutu sekolah*, bukan untuk nilai kelulusan,” jelas Yuliana dalam wawancaranya kepada Matalasinrang.com di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini penting untuk memastikan semua pihak memahami esensi ANBK.
Salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan ANBK adalah ketersediaan jaringan internet yang stabil.
Yuliana mengungkapkan, “ANBK ini sangat berkaitan dengan kelancaran jaringan internet, dan kami sudah mengupayakan dengan komunikasi pihak Telkom.
” Disdikbud Pinrang juga menghimbau kepala sekolah melalui koordinator wilayah (Korwil) agar sekolah yang terkendala jaringan internet mencari sekolah lain di wilayahnya yang memiliki koneksi lebih kuat.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi sekolah-sekolah di daerah dataran dan memastikan pelaksanaan ANBK bagi peserta didik dapat berjalan lancar.
Senada dengan Yuliana, Kabid Dikdas Ridwan, S.Pd, dalam pertemuan tersebut,menekankan pentingnya pertemuan ini bagi seluruh kepala sekolah SD se-Kabupaten Pinrang dalam menghadapi ANBK yang dijadwalkan pada awal September 2025.
Ridwan juga berharap para kepala sekolah untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan Korwil Dikbud di masing-masing wilayah.
”Korwil adalah perpanjangan tangan dari Disdikbud, mereka kunci keberhasilan koordinasi di lapangan,” pungkasnya.
Penulis by @RD















