PINRANG.Matalasinrang.com – Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., saat menghadiri Launching Aksi Stop Stunting (ASS) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum menyatukan langkah pemerintah daerah dalam mempercepat pencegahan dan penanganan stunting melalui intervensi yang lebih terarah, terkoordinasi, serta tepat sasaran.
Penanganan stunting, menurut Sudirman, tidak cukup hanya berfokus pada anak yang mengalami gangguan pertumbuhan. Pemenuhan gizi, layanan kesehatan sejak dini, sanitasi lingkungan, serta edukasi kepada keluarga juga harus menjadi perhatian bersama.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pinrang memandang penurunan stunting sebagai bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, seluruh program terkait kesehatan dan pemenuhan gizi perlu dijalankan secara terpadu dan berkelanjutan.
Sudirman juga menekankan bahwa keberhasilan menekan angka stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader, keluarga hingga masyarakat.
“Penanganan stunting harus dilakukan bersama dan berkelanjutan. Yang paling penting adalah bagaimana setiap program dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu memberikan dampak terhadap tumbuh kembang anak serta kesehatan keluarga,” ujar Sudirman.
Melalui Aksi Stop Stunting 2026, Pemkab Pinrang berharap koordinasi lintas sektor semakin kuat sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan perhatian lebih.
Dengan intervensi yang tepat sasaran dan kerja sama berkelanjutan, diharapkan lahir generasi Pinrang yang sehat, tumbuh optimal, serta memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik.
Matalasinrang.com – Membangun Melalui Informasi

