PINRANG.Matalasinrang.com-Pada Kamis,1 Agustus 2024 Mahasiswa KKN-PK Angkatan 65 Universitas Hasanuddin (UNHAS) Fakultas kedokteran Hewan melaksanakan program kerja kolaboratif yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyuluhan penyakit hewan sapi ternak
Sebuah Judul dalam kegiatan ini ” Penyuluhan Penyakit Hewan Menular Strategis dan Manajemen Perkandangan Pada Hewan Ternak Sapi “
Pada kesempatan ini kegiatan dilaksanakan pada salah satu rumah warga kelurahan Tadokkong yang dihadiri Sekcam Lembang Muhammad Yusuf sekaligus membuka acara penyuluhan di dampingi Lurah Tadokkong,Lurah Betteng.
Kegiatan ini turut dihadiri Kadis Peternakan yang diwakili UPT Puskeswan sebagai unit pelayanan kesehatan hewan terpadu Pinrang drh I gde Andika Priyawanaya didampingi drh Subaedi Yusuf,M.P dari Farmer Support DDU Indonesia selaku narasumber
Program ini bertujuan untuk mengedukasi para peternak dan masyarakat Kecamatan Lembang dan sekitar mengenai berbagai jenis penyakit yang umum menyerang sapi ternak, seperti brucellosis, mastitis, dan foot-and-mouth disease (FMD).
Dalam pelaksanaan program ini, mahasiswa UNHAS melakukan serangkaian kegiatan yang meliputi penyuluhan langsung, diskusi kelompok, serta pelatihan praktis terkait pengelolaan kesehatan hewan ternak. Melalui pendekatan yang interaktif, mereka mampu menarik minat para peternak untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sapi ternak sebagai upaya meningkatkan produksi susu dan daging.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Masyarakat dari 2 Kelurahan, Kelurahan Tadokkong dan Kelurahan Betteng,beserta masyarakat dari 4 Desa yakni Desa Rajang, Desa Pakeng, Desa Benteng Paremba,dan Desa Binanga Karaeng yang antusias menghadiri kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanganan penyakit pada Hewan Sapi Ternak.Tampak para peserta menjadi lebih siap dalam mengatasi masalah yang mungkin timbul.
Respons positif dari masyarakat menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan peternak dalam pengembangan sektor peternakan.
Dengan berhasilnya program ini, mahasiswa KKN-PK UNHAS tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan kesehatan hewan sebagai aset utama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di Kecamatan Lembang.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi program-program KKN-PK selanjutnya, dan menjadi jembatan bagi penciptaan inovasi berkelanjutan dalam dunia pertanian dan peternakan di Indonesia.
Editor @RD
Sumber:Enal















