PINRANG.MATALASINRANG.com-Masyarakat Kelurahan Data menggelar tradisi Pesta Panen bentuk syukur atas hasil panen padi kepada yang Maha Kuasa.Kegiatan berlangsung di sanggar tani lingkungan Salubone, kelurahan Data, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang,Rabu,30 April 2025
Syukuran Pesta Panen mengangkat tema:”Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan,Petani Sejahtera Negara Maju”
Acara ini turut dihadiri Bupati Pinrang perwakilan, Kepala Dinas Pertanian Pinrang diwakili Kabid Horti,Suardi.S.Hut,M.SI. , Anggota DPRD kabupaten Pinrang,Dinas PSDA, Perwakilan Bulog, Dandim 1404 Pinrang diwakili Danramil 1404/06 Duampanua,Kapolres Pinrang perwakilan, Camat Duampanua,A.Iqbal Tenri, Kepala BPP Duampanua,Plt Lurah Data Rabaisa, S.H. M.M.Personel Polsek Duampanua Polres Pinrang serta stakeholder terkait lainnya.
Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Hustadja Hasnita Qhori terbaik kabupaten Pinrang mengawali acara syukuran Pesta Panen serta sambutan Ketua pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ketua panitia Ansar dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara syukuran dan pesta panen ini dapat terselenggara berkat kerjasama para kelompok tani dan masyarakat serta pemerintah kelurahan Data hingga acara dapat terlaksana sebagaimana harapan para panitia dan masyarakat kelurahan Data “ucap Ansar
“Melalui acara pesta panen ini kami seluruh masyarakat tani di kelurahan data, Kecamatan Duampanua sangat mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan ketahanan pangan “tutur Ansar
“Kami juga berharap sinergitas dan dukungan pemerintah Kabupaten terkait kebutuhan petani
” Harapan kami para petani sawah,Kata dia, terutama sektor pengairan saat musim tanam dan peningkatan infrastruktur jalan tani”terangnya
“Ia juga memaparkan bahwa kami bersyukur di mana panen ini para petani menikmati hasil penjualan gabah sebesar Rp.65.000/kg tampa ada potongan sedikitpun “terangnya
Sementara Plt.Lurah Data Rabaisa, S.H. M.M. yang hadir dalam kegiatan ini saat dikonfirmasi mengatakan, acara syukuran dan pesta panen ini sebagai bentuk kesyukuran petani terhadap hasil padi”Kata Ibu Plt.Lurah Data Rabaisa, S.H. M.M.
kepada Matalasinrang.com.
“Alhamdulillah hari ini acara syukuran berlangsung dengan meriah berkat kerjasama para kelompok tani dan masyarakat hingga acara dapat berlangsung dengan semeriah ini”tuturnya
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah yang terus membantu petani di kelurahan maupun Desa di Kecamatan Duampanua dan kecamatan lainnya “tutupnya
Berdasarkan pantauan media dilokasi, tampak wajah gembira masyarakat kelurahan data serta tamu undangan saat dimulainya tradisi Mappadendang yang dimainkan oleh 10 orang dengan memukul Alun yang berisi padi.
Untuk diketahui, Mappadendang adalah tradisi syukuran panen padi pada masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, sedangkan Mappalili adalah tradisi yang dilakukan sebelum musim tanam padi, sebagai tanda permulaan dan meminta keberkahan.
Editor by @RD.












