PINRANG.Matalasinrang.com-Pemerintah Kabupaten Pinrang menunjukkan kepeduliannya terhadap keluhan para petani dengan turun langsung melakukan langkah pencegahan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang mengancam produktivitas pertanian.
Melalui penyemprotan pada lahan pertanian yang masih dalam tahap pertumbuhan, Pemkab Pinrang berupaya melindungi sawah yang belum terdampak agar tidak ikut terserang hama. Langkah ini menjadi respons cepat atas kondisi di lapangan, di mana sekitar 1.310 hektar lahan di beberapa kecamatan mengalami penurunan produksi akibat serangan OPT.
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kamis (16/4), menegaskan bahwa upaya ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap nasib petani.
“Ini adalah langkah perlindungan untuk lahan pertanian masyarakat. Jika dilakukan dengan tepat, baik dari segi waktu maupun dosis, kita optimis dampak serangan OPT bisa ditekan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kondisi lahan yang telah terdampak akan menjadi bahan evaluasi bersama, guna menghadirkan langkah antisipatif yang lebih cepat dan terukur ke depan.
Menurutnya, sinergi antara petani, penyuluh, dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas produksi pertanian di Kabupaten Pinrang.
“Komunikasi dan kerjasama harus terus diperkuat. Dengan sinergi yang baik, kita tidak hanya mampu mengatasi persoalan, tetapi juga mencegahnya sejak dini,” tegasnya.
Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang bersama tenaga penyuluh yang secara aktif mendampingi petani di lapangan.
Melalui langkah ini, Pemkab Pinrang berharap para petani dapat terhindar dari potensi gagal panen, menjaga stabilitas produksi, serta memastikan ketersediaan pangan tetap aman demi kesejahteraan masyarakat.
Sumber:Matalasinrang.com












