PINRANG.Matalasinrang.com – Suasana penuh kebersamaan terlihat di Dusun Katteong, Desa Samaenre, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Kamis (25/6/2026). Ratusan warga tampak antusias bergotong royong mempersiapkan pelaksanaan pesta adat budaya Pallipa Pute’e yang akan digelar pekan depan di halaman Rumah Adat Katteong.
Sejak pagi hingga malam hari, warga bersama-sama melakukan berbagai persiapan di lokasi pelaksanaan acara yang berada satu kawasan dengan makam leluhur Pallipa Pute’e.
Tak hanya masyarakat setempat, sejumlah pedagang makanan dan minuman juga mulai memadati area sekitar lokasi sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tradisi budaya yang telah diwariskan turun-temurun tersebut.
Barakka, salah satu keturunan keenam Pallipa Pute’e, mengungkapkan bahwa pesta adat ini merupakan tradisi masyarakat yang digelar secara berkala sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh para petani.
Menurutnya, rangkaian kegiatan adat akan diisi dengan berbagai prosesi budaya serta pemotongan hewan kurban adat berupa ayam, sapi dan kerbau yang dipilih tanpa cacat sebagai simbol kesempurnaan dan penghormatan kepada leluhur.
“Tradisi ini bukan sekadar seremoni budaya, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat. Setiap pelaksanaannya selalu dihadiri keturunan Pallipa Pute’e yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Samaenre, Sudirman, S.Kel., mengatakan bahwa persiapan yang dilakukan saat ini merupakan wujud kekompakan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur.
Menurut Sudirman, pesta adat Pallipa Pute’e akan berlangsung selama sepekan dengan berbagai rangkaian kegiatan adat seperti Maddoa, Mappadendang, Magganrang, dan Mappano Tallo yang dipusatkan di Rumah Adat Katteong.
“Tradisi ini dilaksanakan setelah musim panen sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat persatuan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi daya tarik budaya yang mendatangkan peserta dan tamu dari berbagai daerah di Sulawesi maupun luar Sulawesi,” jelasnya.
Pada pelaksanaan pesta adat nanti, masyarakat akan menyiapkan empat ekor kambing, dua ekor kerbau, tiga ekor sapi, ratusan ayam serta ribuan telur sebagai bagian dari prosesi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Puncak pelaksanaan pesta adat Pallipa Pute’e dijadwalkan berlangsung pekan depan dan akan dihadiri tokoh masyarakat, keturunan Pallipa Pute’e, unsur Pemerintah Kabupaten Pinrang serta berbagai tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini diharapkan terus menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal yang menjadi kebanggaan Desa Samaenre.
Sumber:Matalasinrang.com















