PINRANG.MATALASINRANG.com– Ribuan warga memadati Lapangan Waru, Desa Buttu Sawe, Kecamatan Duampanua, Rabu (5/8/2026), saat pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Kecamatan Duampanua dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Porseni yang dibuka langsung Camat Duampanua, Andi Satriadin, berlangsung meriah. Kontingen dari seluruh desa dan kelurahan, pelajar, serta masyarakat tampil antusias mengikuti defile dan rangkaian pembukaan yang diwarnai pertunjukan seni tradisional.
Dalam sambutannya, Andi Satriadin menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tahunan tersebut.
Namun, di balik kemeriahan pembukaan, Camat Duampanua menyampaikan instruksi yang menjadi perhatian seluruh peserta.
Ia menegaskan bahwa setiap pertandingan olahraga, seni, budaya, maupun kegiatan lainnya wajib dihentikan sementara ketika azan berkumandang.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus kita teladani, tetapi tidak boleh mengesampingkan nilai-nilai spiritual.
Karena itu saya menginstruksikan seluruh pertandingan dihentikan saat azan berkumandang agar peserta, panitia, dan masyarakat dapat melaksanakan salat berjamaah di masjid,” tegas Andi Satriadin.
Usai kegiatan pembukaan, kepada Matalasinrang.com, Andi Satriadin mengungkapkan alasan Pemerintah Kecamatan Duampanua memilih Desa Buttu Sawe sebagai lokasi pelaksanaan Porseni dan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini.
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama yang juga mempertimbangkan pemerataan pelaksanaan kegiatan di seluruh wilayah kecamatan.
“Desa Buttu Sawe dipilih berdasarkan hasil musyawarah.
Selain itu, kami memperhatikan bahwa selama kurang lebih 37 tahun desa ini belum pernah menjadi tuan rumah perayaan HUT Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Duampanua.
Karena itu, tahun ini kami memberikan kesempatan kepada masyarakat Desa Buttu Sawe untuk menjadi tuan rumah,” jelasnya.
Ia berharap kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kekompakan, semangat gotong royong, dan menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT RI hingga puncak acara pada 17 Agustus 2026.
Menurut Andi Satriadin, Porseni bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Porseni Kecamatan Duampanua Jefryadi, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Pinrang dari Fraksi Hanura, mengungkapkan rasa syukur karena kembali dipercaya memimpin pelaksanaan Porseni untuk kedua kalinya secara berturut-turut setelah tahun 2025.
Kepada Matalasinrang.com, Jefryadi menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung mulai 5 hingga 17 Agustus 2026 dengan Desa Buttu Sawe sebagai tuan rumah.
Menurutnya, panitia melakukan sejumlah evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Salah satunya dengan memajukan jadwal gerak jalan santai dari 17 Agustus menjadi pagi hari pada 16 Agustus agar seluruh rangkaian peringatan tidak berlangsung hingga larut malam.
Panitia juga memutuskan untuk meniadakan cabang olahraga sepak bola pada Porseni tahun ini. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi menyusul sejumlah insiden yang pernah terjadi pada pelaksanaan sebelumnya.
“Sebagai penggantinya, kami menghadirkan pertandingan bola voli putra dan putri yang diharapkan tetap menarik perhatian masyarakat sekaligus menghadirkan persaingan yang sehat,” ujar Jefryadi.
Ia berharap seluruh peserta, suporter, dan masyarakat dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas selama pelaksanaan kegiatan.
“Kami berharap Porseni tahun ini benar-benar menjadi ajang mempererat persaudaraan, bukan menimbulkan gesekan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Mari kita sukseskan kegiatan ini dengan menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keamanan, dan memelihara semangat kekeluargaan hingga penutupan pada 17 Agustus mendatang,” harapnya.
Pembukaan Porseni turut dihadiri unsur Forkopimca, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Duampanua, tokoh masyarakat, tokoh agama, kontingen atlet dan seniman, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti semangat kebersamaan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Duampanua.
Rilis Matalasinrang.com












