PINRANG, MATALASINRANG.COM — Keterbatasan geografis bukan penghalang bagi sekolah untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan. Dari kawasan pegunungan Salimbongan, Gugus 6 Kabupaten Pinrang justru mendorong para guru semakin siap menerapkan digitalisasi dalam proses pembelajaran.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran yang digelar di SMP Satap Salimbongan, Kecamatan Lembang, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini digelar oleh sekolah penerima Bantuan Operasional Sekolah Kinerja (BOS Kinerja/Boskin) Terbaik jenjang SMP Tahun 2026 di Wilayah Gugus 6, dengan SMP Satap Salimbongan sebagai tuan rumah sekaligus penyelenggara.
Sebanyak 49 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan perwakilan guru dari enam sekolah, yakni SMP Satap Salimbongan, SMP Negeri 3 Batulappa, SMP Negeri 4 Batulappa, SMP Al-Ikhlas Pinrang, SMP Negeri 2 Patampanua dan SMP Negeri 1 Mattiro Bulu, serta seluruh tenaga pendidik SMP Satap Salimbongan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMP Satap Salimbongan, Corawali, S.Pd., M.Pd., dan dibuka secara resmi oleh Korwil Dikbud Kecamatan Lembang, Syahrul, S.Pd., M.Pd.
Bimtek menghadirkan fasilitator Putra Jaya Wiyuda, S.Pd., M.Pd., yang memberikan pendampingan kepada peserta dalam menguasai berbagai perangkat dan metode pembelajaran berbasis digital.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses belajar mengajar.
Digitalisasi diharapkan tidak berhenti pada penguasaan perangkat, tetapi dapat diterapkan secara nyata di ruang kelas untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, menarik dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan peserta didik.
Peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu Rapor Pendidikan sekolah.
Listrik Padam Tak Hentikan Bimtek
Pelaksanaan Bimtek sempat menghadapi kendala berupa padamnya listrik sekitar pukul 14.00 WITA.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat peserta maupun fasilitator. Rencana alternatif yang telah disiapkan sebelumnya memungkinkan materi tetap disampaikan sehingga kegiatan dapat berlangsung hingga selesai dengan lancar.
Belajar di Tengah Sejuknya “Sekolah Gunung”
Selain mendapatkan pengetahuan mengenai digitalisasi pembelajaran, para peserta juga mendapatkan pengalaman berbeda selama berada di SMP Satap Salimbongan yang dikenal dengan julukan “Sekolah Gunung”.
Perjalanan menuju lokasi menyuguhkan panorama alam pegunungan yang asri. Setibanya di sekolah, peserta disambut lingkungan yang bersih, rapi dan tertata, mulai dari ruang belajar, perpustakaan, mushala hingga aula tempat kegiatan berlangsung.
Hawa sejuk khas pegunungan turut menciptakan suasana belajar yang nyaman. Panitia juga menyuguhkan kuliner tradisional khas setempat, Nasu Kadundung, yang mendapat apresiasi dari para peserta.
Melalui kegiatan tersebut, Gugus 6 Pinrang menunjukkan bahwa kondisi geografis bukan menjadi alasan untuk tertinggal dalam pemanfaatan teknologi pendidikan.
Dari sekolah yang berada di kawasan pegunungan, semangat digitalisasi justru terus didorong untuk memperkuat kompetensi guru, meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pinrang.
Matalasinrang.com | Membangun Melalui Informasi

