PINRANG.Matalasinrang.com-Selasa, 31 Maret 2026 — Keterbatasan jaringan internet di wilayah dataran tinggi Kabupaten Pinrang kembali menjadi sorotan.
Seorang guru yang menjabat sebagai kepala sekolah SDN 144 Lembang di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, terpaksa meninggalkan sekolahnya demi mencari akses internet guna mengikuti kegiatan daring dari pemerintah.
Kegiatan berupa sosialisasi pengisian dan pengecekan instrumen digitalisasi pembelajaran yang dilaksanakan melalui Zoom tersebut sejatinya menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi.
Namun, kondisi geografis dan minimnya jaringan di wilayah utara Pinrang membuat tidak semua guru dan kepala sekolah dapat mengikutinya secara optimal.
Dengan penuh tanggung jawab, kepala sekolah tersebut harus menempuh jarak cukup jauh menuju wilayah yang memiliki akses jaringan lebih baik.
Ia mengaku, satu-satunya lokasi yang memungkinkan untuk terhubung internet berada di Kampung Karawa.
“Lumayan jauh pak, karena jaringan hanya ada di Kampung Karawa. Kalau sudah masuk di Kampung Lemosusu tempat sekolah kami, jaringan sudah tidak ada,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.
Kondisi ini mencerminkan kesenjangan infrastruktur digital yang masih dirasakan di wilayah pegunungan Pinrang.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kestabilan jaringan internet, khususnya di wilayah utara.
Menurutnya, akses internet yang memadai tidak hanya penting bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi pemerintah desa, kelurahan, serta masyarakat secara umum dalam menerima informasi dan mengikuti berbagai kegiatan berbasis daring.
Minimnya jaringan internet di daerah terpencil menjadi tantangan nyata dalam mewujudkan pemerataan digitalisasi, terutama di sektor pendidikan yang kini semakin bergantung pada teknologi.
Sumber:Matalasinrang.com














