MATALASINRANG.COM,PINRANG— Pemerintah Kabupaten Pinrang memperkuat koordinasi lintas wilayah untuk merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari sektor pertanian dan pengairan, kebakaran, hingga ketersediaan BBM dan gas bersubsidi.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos., didampingi Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., dan Sekretaris Daerah A. Calo Kerrang, bersama para kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Pinrang, Selasa (22/9/2026).
Bupati Irwan menekankan pentingnya pemerintah hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam menghadapi persoalan yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
Menurutnya, setiap permasalahan yang muncul di wilayah harus segera diidentifikasi agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan tingkat kebutuhannya.
Salah satu langkah yang didorong adalah penguatan posko di tingkat kecamatan sebagai pusat informasi dan koordinasi. Keberadaan posko diharapkan mempercepat penyampaian informasi sekaligus memudahkan pemerintah mengambil langkah penanganan.
Para camat juga diminta aktif memantau kondisi wilayah dan membangun komunikasi dengan pemerintah desa, kelompok masyarakat serta perangkat daerah terkait.
Persoalan yang masih dapat diselesaikan di tingkat kecamatan diharapkan tidak perlu menunggu proses koordinasi yang lebih panjang. Sementara masalah yang membutuhkan dukungan lintas perangkat daerah akan dikoordinasikan pada tingkat kabupaten.
Pertanian dan Pengairan Jadi Perhatian
Sektor pertanian dan pengairan menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut, menyusul kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Pemerintah daerah membahas langkah pendataan dan inventarisasi pompa yang digunakan kelompok tani. Pompa yang berada di wilayah dengan kebutuhan air yang mulai berkurang akan diidentifikasi untuk melihat kemungkinan pemanfaatannya di lokasi lain yang membutuhkan dukungan irigasi.
Langkah tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan sarana yang telah tersedia sekaligus membantu mempertahankan lahan dan tanaman pertanian yang masih memungkinkan diselamatkan.
BBM dan LPG Bersubsidi Diawasi
Selain sektor pertanian, distribusi BBM bersubsidi juga menjadi perhatian. Pemkab Pinrang membahas persiapan penerapan pola ganjil-genap sebagaimana kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Pola tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan kepadatan kendaraan, termasuk kendaraan dari luar daerah yang berpotensi menambah antrean di sejumlah titik pengisian BBM.
Sementara itu, pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi juga diminta dilakukan secara berkelanjutan. Pemeriksaan lapangan diperlukan untuk memastikan LPG bersubsidi tersalurkan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Bupati Irwan menegaskan, seluruh langkah koordinasi pemerintah tersebut harus bermuara pada kepentingan masyarakat.
Sinergi pemerintah kabupaten, perangkat daerah, kecamatan hingga desa dinilai penting agar berbagai persoalan di lapangan dapat diketahui lebih cepat dan ditangani secara tepat.
Matalasinrang.com | Membangun Melalui Informasi.

