MATALASINRANG.COM,.PINRANG — Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Kabupaten Pinrang dilaporkan terhenti.
Sedikitnya tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekolah dan penerima manfaat disebut tidak lagi beroperasi.
Tujuh SPPG yang masuk dalam data tersebut masing-masing berada di
Watang Sawitto Macorawalie 2, Tiroang, Watang Sawitto Penrang, Paleteang Lelengbata, Suppa Tasiwalie, Patampanua Benteng, serta Suppa Watang Suppa 2.
Penghentian layanan tersebut mulai dirasakan langsung oleh sekolah dan orang tua siswa. Salah satunya di SDN 161 Pinrang, yang selama lebih dari sepekan tidak lagi menerima penyaluran MBG.
Kepala SDN 161 Pinrang, Andi Hasiruddin, membenarkan kondisi tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026).
“Betul, MBG tidak jalan sudah lebih satu minggu,” kata Andi Hasiruddin.
Menurutnya, pihak sekolah hingga kini belum mendapatkan informasi secara detail mengenai alasan penyaluran MBG dihentikan.
Ia menjelaskan, selama ini sekolahnya dilayani oleh dapur SPPG Pinrang Watang Sawitto Macorawalie 2, yang berada di sekitar belakang PLN.
“Dapur yang layani sekolah saya, itu yang lokasinya di belakang PLN (SPPG Pinrang Watang Sawitto Macorawalie 2).
Informasi dari pihak dapur sampai jangka waktu yang tidak ditentukan tidak jalan,” bebernya.
Belum adanya penjelasan mengenai penyebab penghentian membuat pihak sekolah maupun orang tua siswa berada dalam ketidakpastian, terutama terkait kapan layanan MBG akan kembali berjalan.
Dampaknya, orang tua kembali harus menyiapkan makanan atau bekal bagi anak sebelum berangkat ke sekolah.
Salah seorang orang tua siswa, Sahrul, mengaku hingga kini belum mengetahui secara pasti alasan penghentian penyaluran MBG.
Menurutnya, sebelum layanan tersebut terhenti, program MBG cukup membantu orang tua karena anak-anak mendapatkan makanan selama berada di sekolah.
Namun, setelah penyaluran berhenti, orang tua kembali harus menyiapkan bekal.“Dulu tidak perlu bawa bekal, sekarang mamaknya sibuk buatkan bekal,” kata Sahrul.
Ia berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai apa yang menyebabkan sejumlah SPPG berhenti beroperasi, sekaligus memberikan kepastian kapan penyaluran MBG kembali berjalan.
SPPG dan BGN Belum Beri Penjelasan
Hingga berita ini ditulis, Kepala SPPG Pinrang Watang Sawitto Macorawalie 2, Asty Regina, yang dikonfirmasi terkait alasan penghentian operasional belum memberikan respons.
Konfirmasi juga telah dilakukan kepada Korwil BGN Pinrang, Sudarti Dahsan, untuk meminta penjelasan terkait terhentinya operasional sejumlah SPPG tersebut.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Sudarti Dahsan juga belum memberikan respons.Dengan demikian, alasan pasti mengapa tujuh SPPG tersebut berhenti beroperasi belum diperoleh.
Redaksi MATALASINRANG.COM tetap membuka ruang bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Matalasinrang.com|Membangun Melalui Informasi.

