
PINRANG.MATALASINRANG.com – Hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di UPT SMPN 1 Duampanua tahun ajaran 2025-2026 pada Jumat, 18 Juli 2025, bukan hanya menyisakan kesan antusiasme dari para siswa baru. Semangat serupa, bahkan lebih mendalam, juga terpancar dari para orang tua/wali yang memadati Aula sekolah, menghadiri undangan rapat penting tentang pembentukan karakter dan masa depan anak-anak mereka.
Sebanyak 243 orang tua/wali siswa baru hadir dalam pertemuan yang dimulai pukul 08:00 WITA ini. Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala UPT SMPN 1 Duampanua, Syamsir, S.Pd., M.Pd., didampingi Basri Nahirwan.M.Pd Koordinator Wilayah Dikbud Duampanua( Korwil) Lurah Pekkabata, serta Ketua Komite Sekolah, menunjukkan sinergi kuat antara pihak sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Syamsir, S.Pd., M.Pd., menyampaikan beberapa poin krusial yang diharapkan menjadi pegangan bagi orang tua dalam mendidik anak di rumah maupun di sekolah. Salah satu fokus utamanya adalah sosialisasi “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
”Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini sangat fundamental. Penting bagi orang tua untuk memahami dan menerapkannya agar anak-anak kita memiliki disiplin yang kuat, baik saat berada di lingkungan sekolah maupun di rumah,” tegas Syamsir di hadapan ratusan orang tua yang menyimak dengan seksama.
Tidak hanya itu, Syamsir juga menyoroti program unggulan Pemerintah Kabupaten Pinrang, yaitu “Gerakan Memakmurkan Masjid”. Ia menekankan bahwa program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai ketakwaan kepada siswa, di samping penguasaan ilmu pengetahuan.
”Kita ingin anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kokoh. Dengan tertanamnya nilai-nilai takwa, mereka akan terhindar dari perbuatan-perbuatan yang dapat menjerumuskan ke jalur hukum,” jelas Syamsir, disambut anggukan dari para hadirin.
Kepala Sekolah UPT SMPN 1 Duampanua itu menambahkan bahwa kunci keberhasilan dalam membentuk karakter anak terletak pada pemantauan dan pengawasan yang berkelanjutan. “Peran guru dan orang tua siswa sendiri adalah pilar utama. Sinergi antara rumah dan sekolah mutlak diperlukan untuk memastikan anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen UPT SMPN 1 Duampanua untuk tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral siswa secara holistik. Antusiasme tinggi dari para orang tua menunjukkan kesadaran kolektif akan pentingnya kolaborasi dalam mencetak generasi muda Pinrang yang tidak hanya cerdas, namun juga berakhlak mulia dan disiplin.
Penulis by @RD












