PINRANG.MATALASINRANG.com– Semangat pengabdian seorang kepala sekolah perempuan patut menjadi teladan. Meski harus menempuh jarak sekitar 40 kilometer dengan medan jalan yang cukup terjal, Kepala UPT SD Negeri 155 Lembang, Haidah, S.Pd, tetap menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekolah yang dipimpinnya.
Dari informasi yang diterima awak media Matalasinrang.com aktivitas di UPT SDN 155 Lembang yang berlokasi di Desa Bakaru, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Kamis (12/3/2026).Di tengah suasana bulan suci Ramadan, kegiatan sekolah tetap berjalan aktif.
Bersama para guru,komite sekolah dan beberapa tokoh masyarakat yang turut membantu kegiatan tersebut,Haidah memimpin langsung kegiatan pemeliharaan lingkungan sekolah.
Kegiatan yang dilakukan antara lain pengerukan jamur yang menempel pada pagar sekolah, dilanjutkan dengan pengecatan ulang pagar agar tampak lebih bersih dan rapi.
Tidak hanya itu, di sekitar pagar sekolah juga dipasang lampu penerangan agar area sekolah terlihat jelas pada malam hari.
Penerangan tersebut diharapkan tidak hanya menjaga keamanan sekolah, tetapi juga membantu masyarakat yang melintas, baik pejalan kaki maupun pengendara, agar dapat melihat jalan dengan lebih jelas.
Sekolah yang berada di wilayah pegunungan Pinrang bagian utara ini memiliki sebanyak 144 murid. Seluruh kegiatan pemeliharaan lingkungan tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Meski harus menempuh perjalanan jauh dari rumahnya, semangat pengabdian Haidah tidak pernah surut. Bahkan, saat musim penghujan tiba, ia kerap memilih menginap di sekolah demi memastikan aktivitas belajar mengajar tetap berjalan lancar.
Haidah mengungkapkan bahwa menjaga lingkungan sekolah merupakan bagian penting untuk menciptakan kenyamanan bagi siswa dalam belajar.
“Kami ingin lingkungan sekolah tetap bersih, aman, dan nyaman bagi anak-anak. Walaupun jarak rumah saya cukup jauh, itu bukan alasan untuk tidak memperhatikan sekolah dan para siswa di sini,” ujar Haidah.
Ia juga berharap kepedulian terhadap sekolah tidak hanya datang dari pihak sekolah, tetapi juga dari masyarakat sekitar.
“Kami sangat bersyukur karena para guru dan tokoh masyarakat ikut membantu. Sekolah ini milik kita bersama, sehingga sudah sepatutnya kita jaga dan rawat agar anak-anak bisa belajar dengan baik,” tambahnya.
Semangat dan kepedulian yang ditunjukkan Haidah menjadi gambaran nyata dedikasi seorang pendidik, yang rela menempuh jarak jauh demi kemajuan pendidikan di daerah pegunungan Pinrang.
Sumber:Matalasinrang.com














