PINRANG, MATALASINRANG.COM – Ada pemandangan menarik dalam aksi unjuk rasa pemuda dan mahasiswa di depan Kantor DPRD Kabupaten Pinrang, Senin (31/8/2026).
Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Manggabarani memilih turun langsung dan duduk bersama para demonstran di jalan, berdialog dalam suasana terbuka.
Sikap tersebut menjadi perhatian dalam aksi yang menyuarakan keresahan masyarakat terkait kelangkaan Gas LPG 3 kilogram (kg) serta harga yang melonjak tinggi di pasaran.
Tidak seperti biasanya, Kapolres tidak hanya berdiri mengawasi jalannya aksi. Ia tampak duduk berbaur dengan massa, mendengarkan penyampaian aspirasi para pemuda dan mahasiswa secara langsung.
Momen tersebut memperlihatkan pendekatan yang lebih humanis dari jajaran kepolisian dalam mengawal aksi penyampaian pendapat.
Kehadiran Kapolres di tengah massa sekaligus menunjukkan bahwa pengamanan aksi tidak semata-mata dilakukan dari jarak jauh, tetapi juga dengan membangun komunikasi langsung dengan para pengunjuk rasa.
Dalam aksi tersebut, para pemuda dan mahasiswa menyampaikan tuntutan agar persoalan LPG 3 kg segera mendapat perhatian serius pemerintah.
Kelangkaan barang bersubsidi itu dinilai semakin memberatkan masyarakat, terlebih ketika harga di tingkat pengecer mengalami kenaikan yang cukup tinggi.
Aksi juga dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindagem) Kabupaten Pinrang serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pinrang.
Kehadiran unsur kepolisian, pemerintah daerah dan legislatif dalam satu ruang dialog menjadi bagian penting dalam merespons keresahan masyarakat terkait distribusi dan harga LPG 3 kg.
sumber Matalasinrang.com












