PINRANGATALASINRANG.COM— Di tengah kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pinrang, warga Kampung Buttu Sappa, Kelurahan Tadokkong, Kecamatan Lembang, tetap menunjukkan antusiasme dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan Maulid digelar secara sederhana namun penuh semangat di Mushola Al-Aksa, Rabu (9/9/2026). Sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan turut hadir, di antaranya Plt. Camat Lembang Muhammad Tasrim, S.Pd., MM., Kapolsek Lembang IPTU Kaharuddin Syah, S.Pd., perwakilan KUA Lembang, Puskesmas, tokoh masyarakat, kaum ibu serta tamu undangan lainnya.
Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemarau panjang telah memberikan dampak terhadap sektor pertanian. Bahkan, sejumlah tanaman padi di wilayah bagian utara mengalami gagal panen akibat kondisi cuaca yang berkepanjangan.
“Namun, kondisi tersebut bukan alasan untuk menghalangi niat kita melaksanakan Maulid. Mari kita bersama-sama berdoa agar Allah SWT memberikan yang terbaik bagi kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Camat Lembang Muhammad Tasrim yang sekaligus memperkenalkan dirinya sebagai Camat Lembang yang baru dalam kesempatan tersebut, mengajak masyarakat tetap menjaga kebersamaan dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Ia mengingatkan warga agar mewaspadai potensi kebakaran, terlebih kondisi kemarau disertai angin kencang.
Para petani maupun warga yang hendak membuka lahan baru diminta tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran dan meluas ke lingkungan sekitar.
Hikmah Maulid disampaikan Al-Ustaz H. Abdul Muthalib. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, rasa syukur tidak hanya diwujudkan ketika memperoleh rezeki dan kebahagiaan, tetapi juga ketika menghadapi ujian.
Kemarau panjang dan berbagai kesulitan yang dialami masyarakat hendaknya dihadapi dengan kesabaran, doa, ikhtiar dan tetap menjaga hubungan baik antarsesama.
Suasana semakin meriah menjelang akhir kegiatan. Telur-telur yang telah dihias dan ditancapkan di sekeliling pohon pisang yang telah didekorasi tampak menghiasi bagian tengah Mushola Al-Aksa.
Anak-anak, remaja putra-putri, kaum ibu hingga orang tua tampak antusias berebut telur hias tersebut. Riuh suara, senyum dan tawa warga mewarnai penutupan kegiatan.
Meski berlangsung meriah, seluruh rangkaian Maulid Nabi berjalan aman, tertib dan lancar.
Semangat warga Buttu Sappa menjadi gambaran bahwa kondisi alam yang sulit tidak menyurutkan kebersamaan dan rasa syukur masyarakat dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Matalasinrang.com| Membangun Melalui Informasi











