MATALASINRANG.COM,PINRANG — Pemerintah Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun dan menetapkan prioritas program pembangunan tahun 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Marannu, Rabu (23/9/2026), dihadiri perwakilan Pemerintah Kecamatan Mattiro Bulu, Ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, instansi terkait, serta seluruh tenaga pendamping desa se-Kecamatan Mattiro Bulu.
Perwakilan Pemerintah Kecamatan Mattiro Bulu, Muh. Sri Hidayat, dalam arahannya meminta agar usulan pembangunan tahun sebelumnya yang belum terealisasi karena keterbatasan anggaran kembali menjadi perhatian dan diprioritaskan dalam perencanaan tahun 2027.
“Untuk pengusulan penetapan program kerja tahun 2027, saya berharap usulan tahun kemarin yang tidak dilaksanakan tahun ini karena adanya keterbatasan anggaran, sebaiknya dijadikan prioritas untuk dilaksanakan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memilih tim delegasi desa yang mampu mewakili kepentingan masyarakat serta menyampaikan usulan secara baik pada Musrenbang tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Sementara itu, Tenaga Pendamping Desa, Ersyad Nur Dirman, ST, menjelaskan bahwa Musrenbangdes merupakan forum tahunan yang melibatkan pemerintah desa, BPD, instansi terkait dan masyarakat untuk menyepakati program kerja desa pada tahun berikutnya.
“Kegiatan musyawarah yang kita laksanakan ini adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemerintah Desa, BPD, instansi terkait dan unsur masyarakat yang bertujuan untuk merumuskan program kerja Pemerintah Desa yang bersumber dari APBDesa, sumber dana lainnya dan swadaya masyarakat,” jelas Ersyad.
Dalam kesempatan tersebut, Ersyad juga memaparkan tahapan penyusunan perencanaan pembangunan desa, termasuk ketentuan dan aturan yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan Musrenbangdes.
Ketua BPD Desa Marannu, Drs. Muslimin P, dalam sambutannya turut mengingatkan masyarakat agar tetap memberikan perhatian terhadap penyelamatan pertanaman padi. Ia juga berharap rehabilitasi pasar sebagai fasilitas umum sekaligus penopang perekonomian masyarakat dapat menjadi salah satu target utama pembangunan tahun depan.
Kepala Desa Marannu Suardi Syamsuddin saat diwawancarai media Matalasinrang.com, Kamis (24/9/2026) melalui WhatsApp, mengatakan Musrenbangdes menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menentukan arah pembangunan desa berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas.
Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan dalam forum tersebut perlu dikaji berdasarkan tingkat kebutuhan, manfaat serta kemampuan anggaran desa.
“Musrenbang ini kita laksanakan untuk menyusun rencana pembangunan desa tahun 2027 berdasarkan kebutuhan masyarakat. Kami berharap seluruh usulan yang masuk benar-benar merupakan kebutuhan prioritas dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Marannu akan berupaya mengakomodasi hasil kesepakatan Musrenbang dengan tetap memperhatikan ketentuan dan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Kita ingin perencanaan pembangunan dilakukan secara terbuka dan berdasarkan hasil kesepakatan bersama. Usulan yang menjadi prioritas akan kita perjuangkan sesuai kemampuan anggaran dan aturan yang berlaku,” tambahnya.
Melalui Musrenbangdes tersebut, Pemerintah Desa Marannu berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat lebih terarah, tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Matalasinrang.com | Membangun Melalui Informasi

