
PINRANG.MATALASINRANG.com— Suasana hiruk pikuk penuh semangat mewarnai Kompleks Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pinrang pada Rabu pagi, 12 November 2025.
Bukan aktivitas administrasi rutin, melainkan sebuah gerakan masif kebersihan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas demi menyambut penilaian Adipura Kabupaten Pinrang tahun 2025.
Gerakan bersih-bersih ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Pinrang, khususnya sektor Pendidikan, dalam mewujudkan lingkungan kerja yang tidak hanya rapi, tetapi juga bebas dari sampah dan kotoran.
Sejak pukul 07.00 WITA, tampak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta S.Sos, tidak canggung mengambil mengumpulkan dahan ranting yang sudah dipangkas, berbaur bersama seluruh staf dan pegawainya.
Mereka kompak membersihkan setiap sudut lingkungan kantor; mulai dari selokan yang tersumbat, penataan arsip di pekarangan, hingga pemangkasan rumput liar di area parkir.
Aksi ini merupakan bagian dari persiapan intensif menjelang kedatangan tim penilai Adipura, sebuah penghargaan bergengsi bagi kota yang berhasil mencapai standar kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup perkotaan terbaik.
Saat ditemui media Matalasinrang.com di sela-sela kesibukan, Andi Matjtja Moenta S.Sos menegaskan bahwa kebersihan lingkungan kerja adalah cerminan dari disiplin dan kualitas pelayanan publik.
”Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang, kerja keras ini adalah bentuk komitmen nyata kami”ucap Andi Matjtja
Kata dia, Kebersihan harus dimulai dari rumah kita sendiri. Kantor ini adalah rumah dinas kami. Ini bukan hanya kewajiban, tapi bentuk tanggung jawab moral kami mendukung Pinrang meraih kembali Adipura tahun depan,” ujar Andi Matjtja dengan keringat membasahi dahinya.
Ia menambahkan, bahwa melibatkan seluruh staf dan pegawai (termasuk tenaga kontrak) dalam kegiatan kebersihan ini bertujuan menanamkan kesadaran kolektif bahwa urusan kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan profesional, tetapi tanggung jawab bersama.
”Kami tidak hanya ingin kantor kami lolos penilaian, tapi kami ingin semangat ‘Kantor Kinclong’ ini menular ke sekolah-sekolah di bawah naungan Disdikbud, dan pada akhirnya, menular ke seluruh lingkungan masyarakat di Kabupaten Pinrang,” tegasnya optimistis.
Penilaian Adipura 2025 dianggap sebagai momentum penting bagi Pinrang untuk menaikkan citra kota yang lebih hijau, asri, dan bersih.
Keterlibatan aktif Disdikbud, sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) utama, menunjukkan koordinasi antar-OPD telah berjalan solid dalam menyukseskan target lingkungan ini.
Diharapkan, gerakan bersih-bersih Disdikbud ini akan menjadi pemicu bagi instansi dan juga masyarakat luas di Pinrang untuk semakin peduli terhadap pengelolaan sampah dan keindahan lingkungan, memastikan Pinrang siap menghadapi verifikasi Adipura dengan hasil terbaik.
Penulis by @RD












