PINRANG.MATALASINRANG.com– Kabar gembira datang dari Kabupaten Pinrang! Hingga akhir Agustus 2025, kesadaran masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) membuahkan hasil signifikan. Realisasi PBB-P2 di Pinrang telah mencapai angka 59,70% dari target total Rp 14,97 miliar yang ditetapkan. Kamis, 28/8/2025
Ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan komitmen warga dalam mendukung pembangunan daerah.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pinrang, Agurhan Madjid, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, hingga akhir Agustus realisasi PBB-P2 kita sudah hampir menyentuh 60 persen.
Ini adalah indikator positif bahwa kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak semakin meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, angka ini menjadi bukti nyata partisipasi aktif warga dalam memajukan Pinrang.
Menariknya, pencapaian luar biasa ini terjadi di tengah kebijakan penyesuaian PBB-P2 yang diterapkan tahun ini. Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa penyesuaian ini justru disambut baik oleh masyarakat, terbukti dari tingkat kepatuhan yang tinggi.
Ia menjelaskan, penyesuaian tersebut krusial karena Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di Pinrang sudah puluhan tahun tidak direvisi, sehingga jauh berbeda dari nilai riil di lapangan.
”Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan kondisi lapangan dan juga sesuai dengan saran serta masukan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dari hasil evaluasi, potensi PBB-P2 di Pinrang masih sangat besar dan belum tergarap maksimal,” papar Sekda Calo Kerrang.
Sekda A. Calo Kerrang menambahkan, langkah penyesuaian ini juga merupakan tindak lanjut dari rekomendasi BPK dan KPK, salah satunya untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.
Peningkatan PAD ini vital sebagai upaya menjaga keberlanjutan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga di tengah tantangan anggaran.
”Harapan kami, masyarakat bisa memahami bahwa kebijakan ini semata-mata untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah. Dengan meningkatnya PAD, pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur di Pinrang dapat berjalan lebih baik, lebih cepat, dan lebih merata,” tutup Sekda Calo Kerrang, optimis.
Editor by @RD















