
PINRANG,MATALASINRANG.com-16 Desember 2025 — Meski menghadapi pemangkasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Pinrang tetap menunjukkan komitmennya dalam percepatan pembangunan.
Bupati H. A. Irwan Hamid, didampingi sejumlah pejabat, melakukan inspeksi langsung di lokasi rekonstruksi jalan dan talud penahan (retaining wall) di ruas Ammani–Langga, Kecamatan Mattiro Sompe, pada Senin (15/12/2025).
Proyek strategis ini dianggap krusial untuk menunjang kesejahteraan masyarakat pesisir yang kini dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Bupati Irwan menekankan bahwa proyek talud tidak hanya berfungsi sebagai penahan badai dan abrasi, tetapi juga menjadi simbol ketahanan infrastruktur daerah.
“Talud ini adalah benteng pertama untuk melindungi kawasan pesisir. Jika kualitasnya dijaga, tidak hanya jalan yang aman, tetapi juga kehidupan dan aset masyarakat,” tegas beliau, seperti dikutip media Matalasinrang.com
Selain menjaga kualitas, proyek ini juga diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi risiko bencana.
“Cuaca ekstrem seperti hujan deras, gelombang tinggi, dan pasang surut yang sulit diprediksi mewajibkan kita untuk merancang infrastruktur dengan perencanaan matang,” jelas Bupati.
Dengan talud bertahan ombak, diharapkan abrasi dan kerusakan pemukiman dapat ditekan.
Proyek ini juga diorientasikan untuk meningkatkan konektivitas wilayah. Jalan yang direkonstruksi menghubungkan desa-desa di sepanjang pesisir, memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, dan aktivitas ekonomi lainnya.
Menjelang akhir Tahun Anggaran 2025, Pemkab Pinrang memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target agar manfaatnya dirasakan masyarakat sebelum peralihan anggaran berikutnya.
“Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga kepercayaan masyarakat. Ini bukti bahwa Pemkab tetap tangguh meski anggaran terbatas,” ujar Bupati, sembari menambahkan bahwa proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang menghadapi dampak perubahan iklim.
Dengan selesainya rekonstruksi, masyarakat berharap tercipta akses transportasi yang lebih aman, perlindungan pantai yang optimal, serta peningkatan daya saing ekonomi daerah.
Pemkab Pinrang diapresiasi telah menempatkan isu kemanusiaan dan ketahanan di atas keterbatasan dana, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak pernah boleh terhenti meski di tengah tekanan fiskal.
Laporan: Tim Redaksi
Editor by @RD
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

