PINRANG.MATALASINRANG.com– Dari lahan kosong tak terurus yang menjadi sarang nyamuk dan tikus, kini sebuah kebun sayuran subur terhampar di Kelurahan Bittoeng RK I, Kecamatan Duampanua, Pinrang. Adalah Harlina (35), seorang ibu rumah tangga inspiratif, yang berhasil menyulap lahan seluas 10×15 meter persegi itu menjadi sumber pangan keluarga dan tetangga.
Lahan yang terletak tepat di sebelah rumahnya itu telah bertahun-tahun terbengkalai. Milik keluarga yang sedang merantau, area tersebut hanya berupa pondasi dan timbunan tanah yang dipenuhi rumput liar serta ilalang. Pemandangan itulah yang awalnya mengusik pikiran Harlina.
”Dulu, lahan ini milik Om yang akan bangun rumah, tapi belum sempat karena lagi cari rezeki di Palu. Setelah Om pondasi dan timbun, yang tumbuh malah rumput dan ilalang banyak, jadi sarang nyamuk dan tikus,” tutur Harlina mengawali kisahnya saat dikonfirmasi media Matalasinrang.com, Jum’at, 22 Agustus 2025
Berbekal semangat dan inspirasi dari program pemerintah daerah, Harlina mulai bertindak.
”Saya lalu berpikiran untuk membersihkan tempat itu. Setelah bersih, saya teringat program Bapak Bupati Pinrang yang disampaikan Pak Lurah Bittoeng, Pak Agus Salim, yaitu ‘Mari Kita Manfaatkan Lahan Pekarangan Rumah Kita dengan Mendekatkan Pasar di Rumah’,” jelasnya.
Tak butuh waktu lama, lahan seluas 10×15 meter itu pun berubah total.
Berbagai jenis sayuran hijau seperti kangkung, terong, kemangi, cabai, pare, kacang panjang, tomat apel, cabai kecil, hingga ubi kayu, kini tumbuh subur dan siap dipanen.
”Itu benar dan saya rasakan manfaatnya sekarang”ucapnya
Lahan yang dulu tidak berfungsi, alhamdulillah sejak saya tanam beberapa jenis sayuran, hati saya merasakan kebahagiaan karena tidak lagi membeli kelengkapan dapur di pasar seperti sayuran dan bumbu dapur,” ungkap Harlina dengan senyum mengembang.
”Terasa segar disantap saat mau makan bersama keluarga, tinggal petik sayuran yang ingin dimakan hari itu.”
Kisah sukses Harlina tak hanya membawa manfaat bagi keluarganya. Para tetangga yang melintas dan kerabat pun kerap datang untuk memetik langsung sayuran segar dari kebunnya.
Sebuah praktik berbagi yang menjadi bukti nyata keberhasilan program pemerintah.
”Mari kita mendukung program pemerintah Kabupaten Pinrang untuk pemanfaatan lahan pekarangan rumah kita,” ajak Harlina.
”Kita dapat bersedekah melalui hasil usaha kita di kebun rumah. Berapa pun luas pekarangan kita, itu tidak masalah, yang penting kita mau berusaha.”
Kisah Harlina menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa dengan sedikit kemauan dan usaha, lahan kosong bisa diubah menjadi sumber kehidupan yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Penulis by @RD















