
“Pasien Lahaji (65) warga Tattae kecamatan Duampanua, kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan yang viral dengan penyakit Kanker Mata Stadium Akhir PKM Lampa rujuk ke RSUD “
PINRANG|Matalasinrang.com-Setelah beberapa waktu yang lalu, warga Tattae La Haji (65) warga kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan menjadi sorotan media sosial karena kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan yakni kanker pada Mata yang telah menghabiskan sebahagian wajahnya, kini berita terbaru datang dari PKM Lampa yang mengambil langkah positif dengan merujuk pasien tersebut ke RSUD pada Senin,16 September 2024
Kasus pasien Tattae ini awalnya viral setelah video dan foto kondisinya beredar luas, menggugah empati masyarakat dan membuat banyak pihak berinisiatif untuk membantu.
Hal ini dikatakan seorang petugas medis PKM Lampa ditemui media Herman mengatakan,sejak diketahui adanya warga Tattae yang heboh di media sosial ,PKM Lampa atas perintah dari Kepala Puskesmas langsung mendatangi lokasi kediaman Lahaji,dan memberikan bantuan medis pada pasien dan itu berulang kali kami kunjungi,hingga kami mendapat laporan bahwa Istri dari pasien sudah balik dari Kalimantan dan bersedia menemani pak Lahaji untuk di rujuk ke RSUD Lasinrang “Kata Herman
“Ia juga mengatakan,pihak kesehatan PKM Lampa selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan,dan Alhamdulillah atas kerja sama pihak pemerintah kelurahan Tattae dan masyarakat maka PKM Lampa membuat surat rujukan langsung ke RSUD dimana pak Lahaji (65) akan dirawat,tutur Herman
“Pak Lahaji akan didampingi Istrinya selama ia di RSUD.”tutupnya
Senada,Kepala Puskesmas Lampa dr. Hj. Andi Silviani yang di kompirmasi media matalasinrang melalui Via WhatsApp pada Selasa,17 September 2024 membenarkan bahwa,pihak puskesmas Lampa telah merujuk pak Lahaji ke RSUD Lasinrang,setelah ada laporan bahwa pasien Lahaji sudah ada yang akan menjaganya selama di RSUD,
“Sejak kami baru ketahui adanya warga yang viral Lantaran suatu penyakit yang dialami ,para petugas medis PKM Lampa langsung mendatangi lokasi,bahkan para petugas medis PKM Lampa sampai beberapakali mengontrol pak Lahaji,hingga sampai kami rujuk,tutur dr.Andi Silviani
Bersyukur, kini pihak Puskesmas Lampa telah bertindak cepat dengan merujuk pasien ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Lasinrang di mana ia akan mendapatkan perawatan yang lebih baik dan intensif”pungkasnya
Langkah ini tidak hanya menunjukkan kepedulian tenaga medis, tetapi juga menggambarkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan institusi kesehatan dalam menangani masalah kesehatan masyarakat.
Seiring dengan dirujuk nya pasien Lahaji (65) diharapkan akan ada lebih banyak perhatian terhadap isu kesehatan di daerah tersebut, termasuk peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan yang memadai.
Kasus warga Tattae ini menjadi pelajaran berharga untuk semua, bahwa solidaritas dan kerja sama dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam penanganan kesehatan.
Editor @RD















