
Pinrang,Matalasinrang.com— Kejaksaan Negeri Pinrang (Kejari Pinrang) menggelar kegiatan penerangan hukum bertajuk “Jaksa Sahabat Guru” dengan tema “Kolaborasi Mendidik Anak di Era Globalisasi dan Upaya Cegah Dini Perilaku Menyimpang Anak”. Acara ini berlangsung di Gedung Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang, Senin (4/8/2025).
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pinrang, Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja, S.Sos, Kasi Intel Kejari Pinrang Ardiansyah, S.H,Kasubsi I Intelegen Ramdhan Dwi Saputra.SH,.MH beserta Jajarannya,dan puluhan guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari berbagai sekolah di Pinrang.
Dalam arahannya, Kepala Kejari Pinrang, Agung Bagus Kade Kusimantara, menyoroti tantangan komunikasi anak zaman sekarang yang sulit dipahami orang tua dan guru. Ia juga mengungkapkan peningkatan kasus tawuran pelajar dan tindak kriminal melibatkan anak di bawah umur, terutama yang putus sekolah, menjadi perhatian serius.
“Anak-anak sekarang lebih memikirkan egonya dan kelompoknya sendiri, sehingga rentan terjerumus ke perilaku negatif. Kasus tawuran hingga korban meninggal dunia sudah terjadi di sejumlah daerah seperti Jakarta dan Bandung,” jelas Agung Bagus Kade.
Dirinya menekankan perlunya perubahan pendekatan pendidikan dari hukuman keras menjadi cara yang lebih edukatif dan humanis.
Agung juga menegaskan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua, serta kerja sama dengan kepolisian, untuk mencegah bullying dan dampak negatif lainnya. Ia mengingatkan bahaya keterlibatan anak putus sekolah dalam peredaran narkotika dan tempat hiburan malam.
Pada kesempatan yang sama, Kasi Intel Kejari Pinrang, Ardiansyah, S.H., memaparkan materi mengenai peran “Jaksa Sahabat Guru” dan pentingnya sinergi antara institusi hukum, sekolah, dan keluarga. Pendekatan ini diharapkan dapat mencegah anak terjerumus tindakan kriminal dan membangun kesadaran hukum sejak dini.
Kejari Pinrang berharap para pendidik dan keluarga dapat terus memberikan perhatian penuh demi masa depan anak yang lebih baik dan terhindar dari jeratan kriminalitas.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan sekolah dan pihak terkait dalam menjalankan program pembinaan anak didik secara menyeluruh agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan berdaya saing,” pungkas Agung Bagus Kade.
Editor by @RD















