PINRANG|MATALASINRANG.com– Suasana khidmat memadukan kehangatan kebersamaan pelestarian Lingkungan Bittoeng RK.1 pada peringatan Malam 10 Muharram 1446 Hijriah.
Diketahui bahwa Hari Asyura, yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram, adalah salah satu hari istimewa dalam kalender Islam yang memiliki makna spiritual dan sejarah yang mendalam bagi umat Islam. Hari ini tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dari pantauan media Matalasinrang.com Puluhan warga memadati Masjid Nurul Taqwa Bittoeng usai shalat Maghrib untuk mengikuti rangkaian ibadah dan tradisi yang telah mengakar di masyarakat setempat.Ahad,5 Juli 2025
Peringatan Hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Di Bittoeng RK.1, momen ini dijadikan ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan.
Usai menunaikan shalat Maghrib berjamaah, jamaah tidak langsung berangkat pulang. Mereka larut dalam doa bersama, yang dibacakan oleh Imam Masjid Nuruttaqwa Hasanuddin Kanoto
Yang menarik perhatian dan menjadi salah satu ciri khas peringatan ini di Bittoeng RK.1 adalah aneka macam kue yang disajikan. Setiap warga tampak antusias sejak sore hari membawakan sajian terbaik dari rumah masing-masing, kemudian bersama-sama menikmatinya di dalam ruangan masjid.
Pemandangan ini menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu kental.
Ketua Taqmir Masjid Nurul Taqwa Bittoeng, Bapak Ardy, SH , mengungkapkan rasa terima kasihnya atas partisipasi aktif masyarakat.
“Warga Bittoeng RK.1 memperingati Malam 10 Muharram usai shalat Maghrib di Masjid,” tutur Ardy.
”Sejak sore hari jelang baqda Magrib masyarakat RK 1 Bittoeng antusiasme membawa aneka macam Kue dari rumah mereka.ucap Ardy
“Berbagai macam aneka kue disajikan, ini merupakan wujud kebersamaan dan tradisi yang terus kita jaga.”
Menurut Ardy, peringatan Malam 10 Muharram bukan hanya sekedar ritual keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat ikatan sosial antarwarga. Tradisi berbagi kue ini menjadi simbol persatuan dan kepedulian, di mana setiap orang merasa menjadi bagian dari keluarga besar lingkungan Bittoeng RK.1.
“Kami berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial seperti ini akan terus lestari di tahun-tahun mendatang. Ini adalah warisan yang sangat berharga bagi generasi penerus,” tambah Ardy.
Acara peringatan Malam 10 Muharram di Masjid Nurul Taqwa Bittoeng RK.1 berakhir setelah shalat Isya berjamaah, meninggalkan kesan mendalam akan menjaga pentingnya nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis by @RD















