
PINRANG,MATALASINRANG.com– UPT SMP Negeri 1 Pinrang, Sulawesi Selatan, membuktikan bahwa pendidikan kelas dunia tidak harus menunggu di ibu kota. Pada Senin (24/11/2025),
Sekolah ini sekali lagi menjadi pusat perhatian internasional setelah sukses menggelar Pinrang International Folklore Festival (PIFF) 2025, sebuah acara spektakuler yang mendatangkan perwakilan budaya dari delapan negara!
Festival ini bukan hanya sekadar pentas seni sekolah biasa. PIFF 2025 berhasil mengubah panggung sederhana SMPN 1 Pinrang menjadi miniatur dunia yang meriah, mempertemukan para siswa dengan budaya asing secara langsung.
Kehebohan sudah terasa sejak pagi hari ketika para delegasi internasional tiba. Mereka disambut langsung oleh Kepala UPT SMPN 1 Pinrang, Hj. Nurliah, S.Pd., M.Pd., didampingi jajaran guru dan panitia penyelenggara.
Acara semakin memanas ketika daftar tamu dari berbagai benua diumumkan, termasuk perwakilan budaya dari Malaysia, Meksiko, India, Rusia, Zimbabwe, Madagaskar, dan Mozambique, yang semuanya hadir untuk berbagi keunikan budaya mereka.
”Ini adalah momentum emas bagi siswa kami. Mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi merasakan langsung interaksi budaya lintas negara,” ujar Hj. Nurliah.
Kolaborasi Paling Memukau: Pinrang Menari Bersama Dunia
Inti dari PIFF 2025 adalah pertunjukan budaya yang memukau. Setiap negara menampilkan identitasnya, mulai dari tarian tradisional, lantunan musik etnik, hingga atraksi seni yang kaya makna.
Namun, bagian yang paling mencuri perhatian publik adalah sesi kolaborasi tarian antarnegara.
Di satu panggung yang sama, tarian tradisional Rusia dapat bertemu dengan irama Meksiko, disusul gerakan khas Zimbabwe dan diakhiri dengan tarian Madagaskar, semuanya berpadu dalam harmoni yang indah.
Pemandangan ini menunjukkan pesan kuat tentang kebersamaan dan keberagaman yang dirayakan dalam satu sekolah di Pinrang.
Setelah berkeliling dunia melalui seni pertunjukan, seluruh tamu dan peserta diajak untuk kembali ke akar Pinrang.
Sebagai penutup yang hangat, sesi kuliner disajikan, menghadirkan berbagai hidangan dan kudapan tradisional khas Pinrang yang menjadi kebanggaan daerah.
Sesi ini menjadi ajang saling mengenal lebih dekat, membuktikan bahwa kekayaan kuliner lokal mampu menjadi jembatan diplomasi yang efektif.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan festival ini, UPT SMPN 1 Pinrang telah mengirimkan pesan tegas bahwa komitmen mereka dalam memfasilitasi pendidikan berbasis budaya, kerja sama internasional, dan penguatan karakter peserta didik melalui pengalaman lintas negara, adalah nyata dan patut dicontoh. Sekolah ini telah membuktikan, meskipun berada di daerah, mereka mampu mengguncang dunia.
Editor by @RD















